Kiat-Kiat Lolos KGSP/GKS 2020 untuk Jenjang S1 dan Diploma

Sekilas Tentang KGSP/GKS

Korea Government Scholarship Program (KGSP) merupakan beasiswa kompetitif. Saat ini namanya telah berubah menjadi Global Korea Scholarship (GKS). Program ini dibuka untuk jenjang diploma (D2), sarjana (S1), master (S2), dan S3 setiap tahun, namun berbeda waktu. Biasanya, pendaftaran diploma dan sarjana dibuka setiap September, sedangkan master dan PhD dibuka setiap Februari.

Bagi beasiswa diploma, program ini menyediakan kuota sebanyak 35 mahasiswa dari 17 negara anggota ODA. Indonesia sendiri menerima jatah sebanyak 3 kuota untuk jenjang tersebut. Lain halnya dengan beasiswa S1 yang terbagi menjadi dua, yaitu via universitas regional korea dan Kedutaan Besar Korea. Masing-masing memiliki jatah yang berbeda untuk Indonesia, yaitu 3 kursi beasiswa via universitas dan 5 kursi beasiswa melalui Kedubes Korea.

Banyaknya kuota yang diberikan kepada Indonesia membuat kamu harus semakin taktis dalam menyusun strategi. Biasanya, semakin melimpah kuota, maka yang mendaftar pun juga semakin banyak, sehingga menimbulkan persaingan yang lebih kompetitif. Berikut beberapa tips yang dapat kamu terapkan di medan tempur!

Tahap Awal

1. Siapkan Esai Sebaik Mungkin

Sumber: wordcounter.net

Persiapkan seluruh dokumen dan konten dengan sangat matang, terutama esai. Kamu harus berani mengedarkan esai ke teman-temanmu untuk dibaca dan dikoreksi oleh mereka. Tidak ada salahnya kamu ambil kursus menulis esai supaya ada yang mengawasimu. Berkas pendukung juga jangan sampai luput dari perhatianmu supaya mendapat nilai tambah dari penguji.

2. Baca Peluang

Sumber: Pexels

Langkah ini mirip saat kamu mengambil SBMPTN. Pintar di sini dalam arti kamu sudah melakukan riset mendalam untuk menentukan peluang yang lebih baik, baik dari segi kampus, cara mendaftar, dan jurusan. Pendaftaran via Kedubes atau universitas memiliki karakteristik yang berbeda. Jika melalui Kedubes, maka kamu dapat memilih 3 universitas, lalu diwawancara oleh Kedutaan Besar Korea terlebih dahulu, baru mencari kampus. Akan tetapi, jika mendaftar langsung ke universitas, maka kamu diwawancara langsung oleh pihak kampus.

3. Rajin Mengulik Kegagalan dan Keberhasilan Pelamar Lain

Sumber: Pexels

Pengalaman adalah guru paling berharga, begitulah pepatah mengatakan. Cobalah kamu membaca kisah-kisah keberhasilan dan kegagalan para pelamar beasiswa KGSP di internet. Banyak cerita inspirasi yang dapat kamu petik dari mereka. Jika gagal, maka coba paksa untuk mengoreksi diri sendiri dengan bantuan teman dan orang sekitar. Buat mereka terlibat untuk melihat kemampuan dirimu. Jangan malu-malu karena hal itu hanya akan membuang potensi yang tidak kamu sadari!

Tahap Wawancara

1. Melatih Percakapan Bahasa Inggris

Sumber: huffpost.com

Jika lolos ke tahap ini, kamu akan diwawancara dengan Bahasa Inggris. Maka dari itu, sangat penting bagi kamu untuk menguasai Bahasa Inggris dengan dibuktikan sertifikat TOEFL minimal skor 550 atau IELTS. Malahan, sertifikat Bahasa Korea (TOPIK) menjadi persyaratan opsional di sini. Jika lolos, calon mahasiswa akan diberikan kursus Bahasa Korea gratis selama setahun. Lalu, kamu akan mengambil ujian TOPIK di sana dengan syarat lulus minimal level 3.

2. Siapkan Study Plan

Sumber: Pexels

Kamu harus menyusun tujuan dan rencana belajar sematang mungkin. Pilihlah kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswanya untuk mengembangkan minat dalam ilmu pengetahuan. Jangan ke sana hanya sekedar ingin menikmati konser K-Pop. Jika begitu tujuannya, maka Youtube siap mengakomodasi secara instan. Ingatlah, kamu balik untuk mengamalkan ilmu di tanah air, jadi harus ada esensinya.

3. Berdoa

Sumber: Pexels

Sekeras apapun usahamu, Tuhan memiliki kendali atas keinginanmu. Jangan lupa untuk senantiasa berdoa di setiap upayamu menembus beasiswa prestisius ini. Tuhan melihat usaha orang-orang baik.

Demikian secuplik tips lolos beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) 2020 untuk jenjang sarjana dan diploma. Kuliah di Korea Selatan memang sulit karena tingkat kompetisi yang sangat tinggi antar mahasiswa lokal dan asing. Ingatlah, usaha akan selalu berbanding lurus dengan hasil. Gunakan kesempatan kuliah di luar negeri sebagai ajang untuk menambah pengalaman dan ilmu. Selamat berjuang, ya!

*artikel ini telah diperbaharui untuk pendaftaran S2/S3 akan dibuka Februari 2020.