fbpx

Ketertarikan Pelajar untuk Lanjutkan Studi di Perancis Meski COVID-19 Melanda

Membiarkan perbatasan tetap terbuka dan mempermudah pengajuan visa telah menjadi faktor pendorong supaya pelajar tetap melanjutkan studi di Perancis. Bahkan, upaya yang dilakukan oleh Perancis tersebut diperkirakan dapat mendukung visi Perancis untuk menarik minat 500.000 pelajar internasional pada tahun 2027. Pada akhirnya, jelas meskipun COVID-19 melanda, pelajar tetap memiliki ketertarikan untuk lanjutkan studi di Perancis.

Jumlah pelajar dari Asia menurun

pelajar lanjutkan studi ke perancis
Sumber: campusfrance.org

Pada bulan Juni, pihak pemerintah Perancis mengumumkan bahwa pelajar sudah diperbolehkan untuk masuk ke Perancis tanpa peduli asal negaranya. Bahkan, visa dan izin tinggal pelajar telah menjadi prioritas.

“Kami telah melihat penurunan pergerakan pelajar internasional, tapi maksimal hanya 20%. Akan tetapi, yang kami lihat ada perbedaan antara pelajar dari Asia, Amerika, Afrika, dan Timur-Tengah,” ujar Direktur Komunikasi Campus France, Florent Bonaventure.

“Sebanyak 50% pelajar dari Asia tidak datang ke Perancis, akan tetapi bukan berarti mereka tidak mendaftar dan memulai perkuliahan secara daring.

“Hal yang sama terjadi pada pelajar di Amerika. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pandemi atau krisis ekonomi. Pada akhirnya, kami mengalami penurunan jumlah pelajar dari Amerika sebanyak 50%.

“Akan tetapi, untuk pelajar dari Afrika, jumlahnya tetap sama. Kemudian, terdapat peningkatan untuk pelajar yang berasal dari Afrika Utara dan Timur-Tengah.”

Tetap menjadi pilihan walaupun pandemi

pelajar lanjutkan studi ke perancis
Sumber: aa.com.tr

Pada dasarnya, Perancis tetap menjadi destinasi terbaik bagi pelajar internasional meskipun pandemi melanda. Meskipun terdapat penurunan jumlah pelajar internasional secara global, nyatanya masih banyak pelajar yang berasal dari negara yang tidak berbahasa Perancis tertarik untuk lanjutkan studi di negara tersebut.

Kebanyakan para pelajar tersebut berasal dari Asia, khususnya dari India dan China. Sedangkan 46% lainnya berasal dari Afrika.

Selain Perancis, Inggris dan Jerman tetap menjadi negara-negara yang difavoritkan oleh pelajar internasional. 

Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa Perancis masih mengalami tantangan dalam menampung pelajar internasional. Hal ini dapat terlihat dari kesulitan para pelajar dalam mendapatkan tempat tinggal. Di daerah kota seperti Paris, para pelajar malah jauh lebih kesulitan untuk bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Dengan demikian jelas bahwa seharusnya ada penyeimbangan antara tingginya jumlah pelajar internasional dengan keberadaan tempat tinggal yang layak di Perancis. Hal inilah yang sebaiknya terus ditingkatkan oleh Pemerintah Perancis untuk bisa memfasilitasi para pelajar internasional.

Kalau memang kamu ingin melanjutkan studi di Perancis, sebaiknya kamu terus mencari informasi terbaru mengenai mekanisme yang berlaku. Apakah sudah bisa masuk ke negara tersebut dan apa saja persyaratan yang berlaku. Dengan demikian, berkuliah di Perancis bukan hanya sekadar mimpi.

Baca juga bagaimana pelajar Internasional telah menjadi prioritas utama di Perancis.

For Your Information

Mengapa pelajar internasional berminat untuk melanjutkan studi di Perancis?

Sampai saat ini, perbatasan Perancis telah dibuka dan pelajar menjadi prioritas utama.

Apa tantangan yang dihadapi oleh pelajar internasional di Perancis?

Salah satunya adalah permasalahan tempat tinggal.

Ingin mengetahui cerita lain di Paris?