fbpx

Neuroscience, Ilmu Tentang Otak dari Perspektif Biologi

Psikologi telah menjadi salah satu juruan yang paling banyak diminati. Ilmu ini, kalau boleh kami bilang, merupakan sebuah disiplin ilmu yang menjembatani ilmu sosial dan juga ilmu alam. Dengan memahami psikologi, maka kamu akan dekat dengan tingkah laku manusia, tapi juga memahami keadaan tubuh dari manusia tersebut. Tak heran bila ada yang namanya neuroscience, sebuah kajian interdisiplin yang menggabungkan ilmu psikologi dan biologi untuk mempelajari otak.

Apa itu Neuroscience?

Neuroscience, ilmu tentang otak.
Ilustrasi neuroscience. Sumber: 4neopeople.com

Banyak yang bilang kalau neuroscience adalah ilmu tentang otak. Hal ini tentu tidak salah karena menurut Yvette Brazier di Medical News Today, seorang ahli neuroscience akan berfokus pada otak dan bagaimana hal tersebut berdampak pada tingkah laku dan juga fungsi kognitif seseorang. Singkatnya, menganalisis dampak terhadap bagaimana seseorang berpikir.

Maka dari itu, pada dasarnya neuroscience merupakan kajian interdisiplin dari sejumlah disiplin ilmu yang berdekatan, yakni psikologi, kedokteran, biologi, ilmu komputer, kimia, dan lainnya.

Di mana saya bisa kuliah neuroscience?

Neuroscience, The University of Hong Kong.
The University of Hong Kong. Sumber: be.linkedin.com

Salah satu universitas yang menawarkan jenjang sarjana untuk neuroscience adalah The University of Hong Kong. Jurusan ini masuk ke dalam Departemen Psikologi. Yang harus kamu tahu, Departemen Psikologi dari The University of Hong Kong merupakan Departemen Psikologi terbaik di Asia berdasarkan QS World University Rankings 2019.

Departemen psikologi dari The University of Hong Kong berhasil menduduki peringkat ke-27, mengungguli National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University, Singapore (NTU).

Salah satu misi besar dari program neuroscience di The University of Hong Kong adalah untuk memberikan pendidikan sarjana berkualitas tinggi di bidang neuroscience menggunakan pendekatan yang multidisiplin. Program ini akan mengombiasikan ilmu dasar dengan spesialisasi di neurosciene dan psikologi.

Apa pekerjaan yang bisa saya lakukan setelah lulus?

Sebagai salah satu peminatan dari Departemen Psikologi, tentu lulusan dari neuroscience bisa mendapatkan kesempatan karir yang sangat luas. Seorang lulusan neuroscience bisa bekerja untuk pemerintah ataupun swasta. Kemudian, ia juga bisa menjadi professional trainer di klinik psikologi.

Lalu, apabila kamu ingin mendalami ilmu ini lebih jauh, maka banyak pula universitas yang menawarkan program magister dan doktoral untuk neuroscience. Harvard University merupakan salah satu universitas yang menawarkan program doktoral untuk bidang neuroscience.

Demikianlah pembahasan soal neuroscience, ilmu tentang otak yang menggunakan perspektif biologi. Pada dasarnya, cabang dari ilmu psikologi sangatlah beragam dan lulusan dari disiplin ilmu ini banyak dicari. Selain neuroscience, ada juga Cyberpsychology, sebuah disiplin ilmu psikologi yang berhubungan dengan penggunaan teknologi. Jadi, menarik bukan untuk mempelajari ilmu psikologi lebih jauh? Bagaimana menurutmu?

For Your Information

Apa itu neuroscience?

Neuroscience adalah ilmu tentang otak yang menggunakan perspektif ilmu biologi. Ilmu ini merupakan kajian interdisiplin dari sejumlah ilmu yang berdekatan.

Apa yang dipelajari dalam neuroscience?

Dengan kuliah di jurusan neuroscience, maka kamu akan mempelejari bagaimana otak dapat berpengaruh pada tingkah laku dan fungsi kognitif dari seseorang.

Di mana saya dapat kuliah neuroscience?

Departemen Psikologi The University of Hong Kong berhasil menduduki posisi pertama di Asia. Neuroscience menjadi salah satu peminatan yang ditawarkan di universitas ini.

Apa pekerjaan yang bisa saya lakukan sebagai lulusan neuroscience?

Jenis pekerjaan yang dapat kamu lakukan sangat beragam. Simak lebih lanjut di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Hong Kong?