fbpx

Mitos dan Fakta Soal Jurusan STEM yang Harus Kamu Tahu

Akhir-akhir ini, jurusan STEM sudah mulai mendapatkan popularitas. Iya, jurusan yang berfokus pada sains, teknologi, teknik, dan juga matematika ini digadang-gadang bisa memberikan pendekatan baru bagi kemajuan suatu negara. Bahkan, disebut-sebut mampu berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Maka dari itu, kamu harus tahu terlebih dahulu mitos dan fakta dari jurusan STEM sebelum kamu memilih jurusan yang satu ini.

Kamu harus menjadi murid yang genius untuk masuk jurusan STEM

Mitos Fakta Jurusan STEM
Sumber: unsplash.com/Javier Trueba

Jurusan-jurusan di rumpun sains dan teknologi memang dilihat sebagai jurusan yang prestisius. Tidak mudah untuk masuk jurusan ini. Banyak yang memilih mundur ketika tahu persaingan masuk jurusan ini tidak main-main.

Akan tetapi, bukan berarti kamu harus menjadi murid yang genius untuk masuk jurusan ini. Kamu nggak perlu kok mendapatkan nilai di atas 85 semua untuk mengambil jurusan ini.

Faktanya, banyak sekali para ilmuwan yang belajar dari nol. Bahkan dari kesalahan yang mereka lakukan. Hal ini dapat membantu kamu mengenali kekurangan yang kamu miliki. Dengan demikian, kamu harus bisa memastikan bahwa kamu memang memiliki minat besar terhadap jurusan STEM. Dengan demikian, kamu bisa menjalani perkuliahan dengan lebih semangat.

Tak ada tempat untuk kreativitas di jurusan STEM

Mitos Fakta Jurusan STEM
Sumber: unsplash.com/Vinicus Amano

Jurusan STEM memang kaku dan saklek. Dalam artian, jawaban-jawaban yang ada selalu pasti. Akan tetapi, pada nyatanya, inovasi serta kreativitas menjadi fondasi mendasar dai sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Sebagai contoh, jawaban dalam suatu persoalan mungkin hanya satu, akan tetapi cara untuk menjawabnya tidak demikian, bukan? Ada banyak sekali cara untuk mendapatkan satu jawaban yang sudah pasti tersebut. Hal tersebut pada akhirnya berpengaruh pada seluruh bagian dari penerapan STEM dalam kehidupan.

Pasti menjadi ilmuwan

Mitos Fakta Jurusan STEM
Sumber: unsplash.com/Science in HD

Banyak yang mengira bahwa para lulusan dari jurusan STEM hanya bisa bekerja sebagai seorang ilmuwan. Padahal, tentu tidak demikian. Banyak sekali sektor pekerjaan yang bisa dimasuki oleh anak-anak dari jurusan STEM.

Hal ini tidak dapat dilepaskan dari fakta bahwa STEM telah menjadi bagian dari semua hal. Maka dari itu, kamu bisa menjadi seorang analis, pengembang website, teknisi lingkungan, atau bekerja di perusahaan. Yang pasti, ada banyak karir yang bisa kamu capai dengan menjadi lulusan jurusan STEM.

Jurusan-jurusan STEM terbaik di dunia

Mitos Fakta Jurusan STEM
Gedung MIT. Sumber: unsplash.com/Yuhan Du

Nah, bagi kamu yang penasaran dengan jurusan-jurusan STEM terbaik di dunia, berikut kami lampirkan universitas-universitas yang menyediakan jurusan yang satu ini.

  1. Massachusetts Institute of Technology (Amerika Serikat)
  2. ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology (Swiss)
  3. University of Cambridge (Inggris)
  4. Nanyang Technological University (Singapura)
  5. Tsinghua University (China)
  6. The University of Tokyo (Jepang)
  7. Politenico di Milano (Italia)
  8. Delft University of Technology (Belanda)
  9. The Hong Kong University of Science and Technology (Hong Kong)
  10. Technical University of Munich (Jerman)

Dengan demikian, lengkap sudah mitos dan fakta jurusan STEM yang harus kamu tahu. Jadi, apakah kamu semakin tertarik untuk mengambil jurusan ini, Kawan Rantau?

Kamu juga bisa membaca jejak para perempuan Indonesia di bidang STEM berikut ini.

For Your Information

Apa itu jurusan STEM?

Jurusan STEM adalah jurusan yang berfokus pada sains, teknologi, teknik, dan juga matematika ini digadang-gadang bisa memberikan pendekatan baru bagi kemajuan suatu negara.

Apakah tidak ada ruang bagi kreativitas di jurusan STEM?

Menurut kamu, apakah pernyataan bahwa tidak ada ruang bagi kreativitas di jurusan STEM itu fakta? Coba baca artikel ini untuk tahu jawabannya.

Apakah jurusan STEM hanya untuk orang yang genius?

Asumsi yang salah itu tidak baik lho, Kawan Rantau. Baca artikel ini untuk tahu faktanya.

Ingin mengetahui cerita lain di Massachusetts?