fbpx

Apa Perbedaan Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Hubungan Internasional?

Tidak dapat dipungkiri, banyak yang bertanya-tanya apa sih sebetulnya perbedaan dari jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Hubungan Internasional (HI)? Bukankah keduanya sama-sama mempelajari politik? Kemudian, apa bedanya ketika di Ilmu Politik ada peminatan Perbandingan Politik yang notabene membahas kondisi politik negara-negara di luar negeri? Supaya kamu lebih memahami makna keduanya, berikut penjelasan mengenai perbedaan dari jurusan Ilmu Politik dan Ilmu HI.

Apa itu Ilmu Politik?

llmu Politik sebetulnya lebih banyak berfokus pada urusan nasional, kebijakan domestik, serta latar belakang filosofis dari teori, konsep, maupun ideologi politik. Ilmu Politik juga akan bersinggungan dengan disiplin ilmu lain seperti Sejarah dan juga Ekonomi. Biasanya, disiplin ilmu tersebut akan berfokus pada negara tertentu.

contoh-karir-jurusan
Sumber: beritasatu.com

Ilmu Politik akan cocok bagi kamu apabila:

  1. Kamu tertarik dengan teori-teori filosofis di balik ideologi politik, sebagai contoh adalah mengenai Hak Asasi Manusia (HAM)
  2. Kamu tertarik dengan isu politik dari negara atau wilayah tertentu
  3. Kamu ingin menempuh karir politik yang berfokus pada negara asalmu, sebagai contoh ingin menjadi anggota legislatif atau pegawai negeri

Apa itu Ilmu HI?

Ilmu HI atau yang dikenal sebagai International Affairs atau Global Politics, memiliki fokus yang berbeda dari ilmu politik. Ilmu HI berfokus pada isu-isu politik dan urusan luar negeri yang berhubungan dengan hubungan antar negara.

Ilmu ini termasuk subjek ilmu yang interdisiplin karena bersinggungan pula dengan sejarah, ekonomi, antropologi, dan sosiologi. Tidak hanya itu, ilmu ini pun jelas juga bersinggungan dengan ilmu politik. Dengan mengambil jurusan ini, maka kamu akan mendapatkan pemahaman tentang bagaimana hubungan antar negara yang berbeda terbentuk dan bertahan hingga sekarang.

UN-assembly
Sumber: timesofisrael.com

Ilmu HI akan cocok bagimu apabila:

  1. Kamu lebih tertarik untuk memahami politik kontemporer di tingkat global. Dengan demikian, kamu akan memahami isu yang dapat mempengaruhi dunia secara luas.
  2. Kamu ingin menempuh karir politik yang berhubungan dengan disiplin ilmu ini, sebagai contoh diplomasi dan pembuat kebijakan.
  3. Kamu memiliki ketertarikan terhadap peminatan yang ada di ilmu HI, sebagai contoh keamanan internasional, ekonomi politik internasional, atau kajian transnasional.
  4. Kamu lebih tertarik pada kajian yang interdisiplin.

Pada dasarnya, apabila kamu ingin melanjurkan karir di bidang politik dan berfokus pada negara asal, kedua jurusan tersebut relevan, kok. Akan tetapi, jurusan Ilmu Politik akan lebih relevan apabila kamu ingin berkarir sebagai anggota legislatif (DPR maupun MPR), asisten politik, maupun menjadi pegawai negeri.

Karir yang lebih dekat hubungannya dengan ilmu HI adalah karir di organisasi-organisasi internasional seperti ASEAN dan juga PBB. Menjadi diplomat tentunya merupakan salah satu opsi terbesar dalam karirmu.

Mempelajari ilmu politik maupun ilmu HI akan menjadikan kamu mampu meneliti dan menganalisis informasi dari berbagai macam sumber. Bahkan dari berbagai bahasa apabila diperlukan. Kemampuan ini pada akhirnya dapat menarik perhatian berbagai pihak, mulai dari perusahaan hingga organisasi non profit (NGO).

Karir lain yang biasanya diincar oleh lulusan ilmu politik dan HI adalah aktivis HAM, jurnalis politik, peneliti, dan lainnya. Beberapa universitas yang menawarkan jurusan ini beragam, lho. Harvard University, University of Oxford, Sciences Po, dan The London School of Economics and Political Science (LSE) masih menjadi universitas papan atas untuk bidang politics and international studies.

Sedangkan, untuk di kawasan Asia sendiri, National University of Singapore (NUS), The University of Tokyo, dan The University of Hong Kong juga patut kamu pertimbangkan apabila ingin mengambil kedua jurusan tersebut.

Baca juga perbedaan dari jurusan Sosiologi dan Pekerja Sosial.

Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?