fbpx

Jejak Pendidikan Para Desainer Indonesia di Luar Negeri

Dunia fashion telah menjadi salah satu bidang yang diminati oleh sejumlah orang. Kamu pun bisa mempelajari fashion secara formal melalui sekolah-sekolah fashion terbaik di dunia. Kali ini, kami akan membahas jejak pendidikan para desainer Indonesia di luar negeri. Kira-kira, di manakah para desainer yang mengharumkan nama Indonesia ini pernah menjalani studi? Berikut ulasannya.

Didit Hediprasetyo

Sumber: Art World – Indeks News

Didit Hediprasetyo merupakan salah satu desainer kenamaan Indonesia. Ia tumbuh dan besar di Boston, Amerika Serikat, dan mulai menjalani karir sebagai desainer ketika tinggal di Paris, Perancis.

Parsons School of Design, New York dan Ecole Parson a Paris menjadi tempat Didit menempuh ilmu desain selama empat tahun. Selain mempelajari dunia fashion secara formal, Didit juga mengambil sejumlah kursus di bidang melukis, fotografi, dan sejarah seni.

Prestasi Didit di bidang fashion sangatlah beragam. Karya-karya yang ia hasilkan sering diperagakan di panggung Paris Fashion Week. Kemudian, ia juga tercatat sebagai salah seorang perencana interior mobil BMW Individual Series 7.

Ghea Panggabean

Sumber: liputan6.com

Ghea Panggabean terkenal sebagai ratu etnik karena ciri khas karya rancangannya yang dipernuhi motif etnik. Akan tetapi, meski ia selalu mengadopsi berbagai motif tradisional, Ghea enggak disebut sebagai desainer tradisional.

Meskipun lahir di Rotterdam dan tinggal di Eropa, orang tua Ghea selalu megingatkan dirinya akan pentingnya menghargai budaya dan seni asal Indonesia. Maka dari itu, ketika remaja, Ghea memilih untuk mempelajari desain fashion di Lucie Clayton College of Dress Making dan Chelsea Academy of Fashion yang berada di London, Inggris.

Sebastian Gunawan

Sumber: indonesiantatler.com

Nama Sebastian Gunawa sudah banyak dikenal di dunia fashion. Ia merupakan salah satu desainer yang telah lama berkontribusi di industri fashion Indonesia.

Pada dasarnya, Sebastian merupakan sosok yang begitu mengapresiasi sejarah. Tak heran apabil sejarah menjadi inti dari koleksi-koleksinya. Bagi Sebastian, fashion bukan hanya dipancarakan lewat busana indah dan serpatu serta aksesori yang mewah.

Melihat adanya hal yang berubah ketika ibu ataupun saudara perempuannya berdandan, ia menyadari bahwa kepribadian keluarganya tersebut terlihat makin menarik. Sebastian ingin mengetahui alasannya. Pada akhirnya, ia pun memutuskan untuk terjun mendalami dunia fashion.

Sebastian pernah menempuh pendidikan di Fashion Institute of Design and Merchandising (FDIM) di Los Angeles, Amerika Serikat. Setelahnya, ia juga mempelajar fashion illustration di Institute Artistico Abbigliamento Marangoni.

Melalui perjalannya tersebut, Sebastian berhasil mendapatkan ciri khas penciptaan karyanya. Kecintaanya terhadap Italia membuat sebagian besar garis besar rancangannya teripinspirasi dari negara tersebut. Gaun-gaun yang terlihat megah dan mewah menjadi trade mark dari seorang Sebastian Gunawan.

Didi Budiarjo

Sumber: liputan6.com

Gaun-gaun feminin berstruktur apik yang indah menjadi ciri khas dari seorang Didi Budiarjo. Didi telah bergelut di industri mode Indonesia selama lebih dari 30 tahun. Ia pun banyak berkontribusi dalam mempercantik penampilan para perempuan di Indonesia melalui karya-karyanya.

Didi mulai memutuskan untuk mendalami dunia fashion sejak dirinya lulus SMA. Keputusan tersebut mengantarkan Didi untuk mengenyam pendidikan di Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo dan Atelier Fleuri Delaporte, Paris.

Pada dasarnya, Didi memilih Paris untuk melanjutkan studinya karena terinspirasi dengan desainer asal Jepang, Yohji Yamamoto dan Kenzo Takada yang saat itu menuai kesuksesan di Paris.

Pada tahun 1996, Didi mulai meluncurkan label fashion-nya sendiri dengan nama “Didi Budiardjo.” Gaun malam dan gauh pernikahan telah menjadi fokus dari karya-karya Didi.

Tex Saverio

Sumber: dewimagazine.com

Perancang gaun dari Lady Gaga, Kim Kardhasian, dan juga Jennifer Lawrence. Ya, nama Tex Saverio dikenal karena pencapainnya tersebut. Setelah menempuh pendidikan di Bunka Fashion College, Tokyo dan Phalie Studio, Tex mulai membuka label fashion-nya sendiri.

Pada tahun 2011, Tex pernah mendapatkan Inspiring People Award dari HP dan dikenal sebagai the most talented young designer oleh Amica Indonesia Award.

Memulai karir di bidang fashion bisa dimulai dengan mempelajarinya di sekolah fashion, Kawan Rantau. Semoga jejak pendidikan para desainer Indonesia di atas bisa menjadi inspirasi bagimu.

Baca juga jejak pendidikan para penulis Indonesia di luar negeri berikut ini. Tidak semuanya menempuh bidang sastra, lho.

For Your Information

Bagaimana cara memulai karir di dunia fashion?

Salah satu cara yang bisa kamu tempuh adalah dengan melanjutkan studi di sekolah fashion terlebih dahulu.

Siapa saja desainer Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri?

Baca pembahasan lengkapnya di artikel kami berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di London?