Inilah Negara yang Cocok untuk Ekstensi D3 Ke S1 di Luar Negeri!

Bagi lulusan vokasi atau biasa disebut jenjang D3, pasti terbersit untuk melanjutkan ke jenjang sarjana. Tenang, pemikiran itu wajar dan sama sekali tidak salah, kok! Justru kuliah merupakan salah satu gerbang untuk mendapatkan karier yang lebih baik di dunia kerja. Akan tetapi, mencari kampus yang membuka program alih jenjang (ekstensi) memang tidak mudah, bahkan di Indonesia sekalipun. Mungkin lulusan D3 juga penasaran apakah bisa lanjut kuliah di luar negeri? Nah, baca dulu ulasan di bawah ini tentang negara mana saja yang cocok untuk melanjutkan ekstensi D3 ke S1 di luar negeri!

1. Australia : D3 Langsung Lanjut S2 Selama 2,5 tahun

australia
Sumber: www.gooverseas.com

Lulusan D3 dapat melanjutkan ekstensi ke S1 di luar negeri di beberapa tempat, seperti Australia. Di sana kamu dapat coba melamar Postgraduate Qualifying Program di universitas tertentu di Australia dengan memakai ijazah D3 di Indonesia. Istilahnya, program tersebut adalah penyetaraan SKS yang telah kamu dapatkan di Indonesia. Australia merupakan negara ramah bagi mahasiswa ekstensi. Pasalnya, lulusan D3 hanya perlu penyetaraan selama 4 bulan, lalu langsung dapat melanjutkan studi S2 selama 2,5 tahun. Enaknya lagi, kamu berkesempatan untuk bekerja di Australia setelah menyelesaikan pendidikan.

Mungkin kamu merasa heran D3 bisa langsung lanjut S2 dengan durasi cukup singkat. Sebagai informasi tambahan, beberapa negara melihat jenjang D3 sudah setara atau mirip S1, sehingga mahasiswanya tidak terlalu repot mengulang kuliah dengan jurusan yang sama. Lain hal jika kamu ingin melenceng, maka harus belajar kembali dari nol.

2. New Zealand: D3 lanjut S1 dengan kuliah 1 tahun

new zealand - ekstensi D3 ke S1 di luar negeri
Sumber: www.jurusanku.com

Kali ini New Zealand juga tidak boleh dilewatkan dari daftar. Beberapa kampus di sana membuka program alih jenjang D3 ke S1 dengan durasi 1 tahun. Selain itu, mahasiswa bisa mendapatkan double degree, yaitu Diploma level 7 New Zealand dan Bachelor degree (S1) dari universitas UK, jika kampus tujuan memiliki kerjasama bilateral dengan Inggris. Kerennya lagi, kamu bisa merasakan kerja di luar negeri setelah menyelesaikan masa studi.

3. Asia: D3 Lanjut S1 di Korea Selatan, Malaysia dan Singapura Sekitar 1-2 Tahun

NUS - ekstensi D3 ke S1 di luar negeri
National University of Singapore

Singapura juga menawarkan program Top Up Degree bagi lulusan D3 yang berkeinginan mendapatkan gelar S1 secara cepat. Mahasiswa hanya menjalani kuliah selama 1 tahun. Jika sedang senggang, cobalah tengok ke beragam situs resmi kampus di Singapura biar tidak ketinggalan info.

Jika Singapura bukan pilihanmu, maka cobalah tetangganya, yaitu Malaysia. Di sana kamu juga bisa melakukan transfer kredit dengan durasi sekitar 1,5 – 2 tahun. Durasi tersebut terbilang normal untuk menyambung pendidikan D3 ke S1. Pun, kamu juga bisa mencoba sambung gelar di kampus di Korea Selatan dengan durasi belajar minimal 2 tahun.

4. Amerika: Transfer Kredit di USA dan Kanada Selama 2-3 Tahun

museum - ekstensi D3 ke S1 di luar negeri
Sumber: www.usnews.com

Pemilik ijazah D3 dapat melanjutkan kuliah sarjana di Amerika, tetapi dengan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 2 hingga 3 tahun. Pihak universitas akan menilai jumlah kredit yang bisa didapatkan, barulah kamu dapat memperkirakan waktu lulus studi. Bukan hanya USA, Kanada juga memiliki pendidikan diploma dengan durasi akademik selama 2-3 tahun lamanya. Lalu, lulusannya dapat membawa gelar sarjana setelah menambah studi selama 3 tahun. Bagaimana, masih mau sambung gelar di Amerika?

5. Eropa: Alih Jenjang di Jerman, Perancis, Belanda, UK, Spanyol dengan Masa 1-2 Tahun

unversity of westminster - ekstensi D3 ke S1 di luar negeri
Sumber: www.ardmorelanguageschools.com

Lulusan D3 juga bisa melanjutkan ekstensi ke S1 di benua Eropa. Negara seperti Inggris, Belanda, dan Spanyol menawarkan program Top Up Degree untuk dapat gelar S1 bagi lulusan D3. Sama seperti Singapura, durasinya hanya 1 tahun. Pun, di UK sendiri juga memiliki kampus yang membuka beasiswa ekstensi, loh! Klik tautan ini biar tidak penasaran.

Perancis juga dapat masuk pertimbanganmu untuk alih jenjang. Setiap kampus di Perancis memiliki kebijakan yang berbeda untuk penyetaraan ijasah D3 ke S1. Akan tetapi, secara umum lulusan D3 dari indonesia disetarakan dengan Bac+2 (BTS, DUT, dll). Kamu hanya perlu menambah waktu belajar selama 1 tahun untuk dapat ijazah S1. Lulusan D3 juga dapat langsung mengambil S2 dengan durasi 3 tahun di sana.

Jerman pun juga menawarkan rumput segar untuk para lulusan D3 Indonesia. Sama seperti Perancis, setiap kampus di Jerman memiliki perbedaan sistem penyetaraan ijazah tergantung negara bagian yang dituju. Jika kamu mengambil bidang studi yang berbeda, maka dianggap setara dengan lulusan SMA. Maka dari itu, usahakan tetap pada track, ya!

Apa Semua Negara menerima transfer atau lulusan D3?

Sayangnya tidak, menurut pantauan Anak Rantau. Di beberapa negara seperti China dan Italia, kamu harus mengulang dari tahun pertama, meskipun jurusan yang diambil tetap pada track. Memang tidak mudah menemukan kampus yang tepat untuk melaksanakan ekstensi, apalagi dengan beasiswa penuh. Kamu harus aktif mencari informasi serta menyediakan dana yang banyak sesuai program studi dan negara tujuan.

Itulah informasi seputar ekstensi di luar negeri. Sebenarnya, beberapa kampus swasta dan negeri di Indonesia turut menawarkan program ekstensi, tetapi pendaftarannya belum tentu dibuka setiap tahun. Tenang, semua pasti ada jalannya! Tidak apa-apa menunda sekolah, asalkan kamu terus berusaha menjemput karier dengan mengembangkan dan meningkatkan skill. Semangat, ya!

Selain itu, temukan cara untuk mendapatkan beasiswa di salah satu universitas kelas dunia di negara tetangga, Nanyang Technology University, Singapura.