fbpx

Informasi Seputar Beasiswa Fulbright dalam Masa Pandemi Covid-19

Hingga artikel ini diterbitkan, jumlah kasus Covid-19 di Amerika Serikat sudah mencapai 850 ribu kasus di Amerika Serikat dan 136 ribu kasus di Inggris. Angka ini pun diperkirakan akan terus meningkat. Secara tak langsung, pandemi Covid-19 ini juga membuat banyak program beasiswa luar negeri harus mengubah kebijakan mereka, salah satunya Fulbright. Untuk itu, yuk simak informasi yang perlu kamu tahu seputar kebijakan beasiswa Fulbright dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Fulbright Graduate Study Program Competition 2021-2022 | U.S. ...
Sumber: https://rs.usembassy.gov/fulbright-graduate-study-program-competition-2021-2022/

Bekerja jarak jauh

Sumber: https://unsplash.com/@mann_pantoja

Saat ini, sebagian besar komisi dan staf Fulbright bekerja dari jarak jauh. Kebijakan ini diambil berdasarkan situasi dan kondisi yang sedang terjadi saat ini sekaligus mengikuti panduan dari badan kesehatan publik AS dan Inggris. Tentunya, kebijakan ini juga diambil demi kesehatan dan keselamatan peserta program serta para staf.

Pembatalan dan perubahan program

Sumber: https://unsplash.com/@imattsmart

Karena tim Fulbright bekerja sama dengan sejumlah mitra dan organisasi lain untuk menjalankan program mereka, ada kemungkinan bahwa program atau acara mereka harus dibatalkan maupun dilakukan secara jarak jauh.

Namun, Fulbright akan selalu memperbarui informasi mereka melalui situs resmi Fulbright dan para peserta juga akan menerima pemberitahuan dari manajer masing-masing program Fulbright. Karena itu, agar tak ketinggalan informasi, kamu bisa melihat situs resmi Fulbright untuk mendapatkan informasi terbaru.

Kembali ke negara asal

Sumber: https://unsplash.com/@rparmly

Dilansir dari VOA Indonesia, Fulbright menghentikan program pendidikan pasca sarjana mereka di Amerika Serikat. Banyak siswa asing yang dikoordinasikan oleh Departemen Luar Negeri Amerika untuk kembali ke negara masing-masing atau tetap tinggal di negara tempat mereka belajar tanpa dukungan dana Fulbright.

Padahal, sebagian peserta program Fulbright baru saja memulai kuliah mereka selama beberapa minggu.

Deplu AS menghentikan program pendidikan pasca sarjana Fulbright pada bulan Maret, delapan bulan lebih awal bagi sebagian peserta. 

Namun, siswa Fulbright masih mendapat uang bantuan sampai bulan Juni dan boleh menambahkan gelar Alumni Fulbright di belakang namanya meski studinya belum tamat.

Selain itu, bagi siswa Fulbright yang berada di negara lain, Fulbright sendiri menyarankan mereka untuk mematuhi instruksi kesehatan atau kebijakan yang diterapkan di masing-masing negara.

Pada dasarnya, di masa pandemi seperti ini, penting sekali bagi para mahasiswa untuk menjaga komunikasi dengan dosen, pihak akademis kampus, dan penyelenggara beasiswa.

BACA JUGA: Tips Memilih Universitas dari Jarak Jauh

Bagi kamu yang tertarik untuk mendaftar Fulbright, kamu juga perlu bersabar mengingat Fulbright menunda pembukaan program-program beasiswa mereka pada masa pandemi Covid-19 ini. Jadi, anggap saja ini adalah waktu tambahan bagi kamu untuk menyiapkan aplikasi beasiswamu dengan matang, ya, Kawan Rantau!

For Your Information

Apakah saya bisa mendaftar beasiswa Fulbright pada masa pandemi Covid-19?

Fulbright menunda pembukaan program-program beasiswa mereka pada masa pandemi Covid-19 ini.

Bagaimana keadaan mahasiswa Fulbright yang sedang berkuliah di luar negeri pada masa pandemi Covid-19?

Fulbright menyarankan semua siswa mereka untuk mematuhi instruksi kesehatan atau kebijakan yang diterapkan di masing-masing negara.

Di mana saya bisa mendapatkan berita terbaru tentang program beasiswa Fulbright terkait Covid-19?

Fulbright akan selalu memperbarui informasi mereka melalui situs resmi mereka di http://www.aminef.or.id dan para peserta juga akan menerima pemberitahuan dari manajer masing-masing program Fulbright.

Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?