fbpx

Harga Sewa Akomodasi di Kawasan Pelajar Auckland, Selandia Baru Menurun

Akibat pandemi, harga sewa di berbagai tempat di dunia mengalami penurunan. Tentunya, hal ini menggambarkan tantangan finansial yang dihadapi. Keadaan serupa pun terjadi di Selandia Baru. Baru-baru ini, diketahui bahwa harga sewa akomodasi di kawasan pelajar yang ada di Auckland menurun secara signifikan.

Penurunan harga sewa akomodasi di Auckland

Sumber: http://www.qantas.com

Pada dasarnya, Auckland merupakan salah satu kota terpadat di Selandia Baru. Kota satu ini menduduki peringkat ke-27 dalam pemeringkatan QS Best Student Cities 2019. 

Dilansir dari NZHerald, harga sewa di kawasan old Auckland City telah mengalami penurunan sebanyak satu persen selama bulan September apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Brad Olsen selaku ekonom infometrika menyatakan bahwa, “Mungkin terdengar tidak terlalu banyak, akan tetapi ketika bagian lainnya dari Auckland bertumbuh sebanyak 4% per tahun, dan per nasional naik sampai 3% per tahun, penurunan tersebut mulai menjadi signifikan.”

Dua kawasan dengan populasi pelajar tinggi telah mengalami penurunan harga yang lumayan. Hal ini berarti termasuk harga sewa apartemen di Auckland Central West yang menurun sebanyak 9.7%. Kemudian, terdapat juga penurunan harga di Auckland Central East sebanyak 5.6%.

Kemudian, pada dasarnya pengembangan dan pembangunan apartemen di Auckland juga mengalami penurunan. Pengajuan izin menurun sebanyak 50% untuk tiga bulan ke belakang apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Tidak hanya mereka tidak mendapatkan pendanaan untuk proyek ini, tapi tanpa adanya orang yang datang maka tidak akan ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan,” ujar Olsen. “Kebanyakan, apartemen-apartemen yang ada dibeli oleh para investor untuk kemudian mereka sewakan, khususnya kepada para pelajar internasional.”

Pelajar internasional di Selandia Baru

Sumber: http://www.stuff.co.nz

Pada September 2019, terdapat sekitar 58.000 pelajar internasional yang tinggal di Selandia Baru. Sayangnya, jumlah tersebut menurun sebanyak 30% ke angka 41.000 pada September 2020.

Pelajar internasional dan kebanyakan warga luar Selandia Baru dilarang untuk masuk ke Selandia Baru sejak Maret 2020 akibat pandemi. Bahkan, Selandia Baru telah menunda sementara pendaftaran pengajuan visa dari luar negara tersebut pada 10 Agustus 2020.

Harapan sedikit hadir ketika pemerintah akan mulai mengizinkan sejumlah pelajar pascasarjana untuk masuk kembali ke Selandia Baru. Baru-baru ini, Menteri Pendidikan Selandia Baru, Chris Hipkin mengumumkan bahwa Selandia Baru mulai membuka kembali perbatasan mereka pada 250 pelajar internasional yang akan melanjutkan studi pascasarjana mereka. Diperkirakan, gelombang pertama pelajar tersebut akan datang pada bulan November dan sisanya pada tahun depan.

Hipkin menyatakan bahwa pengecualian ini pada dasarnya merupakan bentuk penyeimbangan akan pengakuan terhadap peran pendidikan internasional sangatlah penting dalam pemulihan Selandia Baru setelah pandemi.

Baca juga hasil survei yang menyebutkan Selandia Baru menjadi negara yang paling diminati oleh pelajar internasional

For Your Information

Apa kabar terbaru dari Auckland, Selandia Baru?

Akhir-akhir ini, terdapat penurnan harga sewa akomodasi di Kawasan Pelajar Auckland. Penurunan tersebut cukup signifikan dan mengkhawatirkan sejumlah pihak.

Apa yang menyebabkan penurunan harga sewa akomodasi di Selandia Baru?

Tentu saja pandemi COVID-19 masih menjadi jawaban. Selengkapnya dapat kamu baca di artikel berikut ini.

Ingin mengetahui cerita lain di Auckland?