fbpx

Di Inggris, Perkuliahan Tatap Muka Jadi Faktor Penting bagi Pelajar Internasional

Sekitar 45% dari calon pelajar internasional tertarik untuk melanjutkan studi ke Inggris. Akan tetapi, mereka merasa nyaman untuk melakukan perjalanan ke luar negeri apabila universitas di Inggris telah terbuka untuk para pelajar dan menyelenggarakan perkuliahan tatap muka. Pernyataan ini didapatkan dari hasil penelitian terbaru yang dibuat oleh QS Quacquarelli Symonds

Hasil studi

Perkuliahan tatap muka jadi faktor penentu rencana studi ke Inggris
Sumber: sdsubeintl.wordpress.com

Pada dasarnya, studi ini dilakukan untuk melihat perspektif dari para calon pelajar internasional yang akan melakukan studi di luar negeri semenjak kebijakan lockdown dilaksanakan oleh Inggris pada Maret 2020.

Hasil temuan kunci lainnya adalah, sekitar 43% dari responden menyatakan bahwa mereka merasa aman untuk melakukan studi ke luar negeri apabila vaksin telah dikembangkan dan tersedia. Kemudian, 25% lainnya menyatakan bahwa mereka akan mulai berangkat ke luar negeri apabila mereka secara hukum diperbolehkan untuk pergi.

“Berbagai universitas di dunia memulai tahun akademik mereka secara berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal ini tentu akan membantu pihak universitas untuk memahami prioritas dan perhatian dari para calon pelajar internasional selama periode yang penuh tantangan ini,” ujar Jessica Turner, selaku Managing Director dari QS.

“Penelitian kami menggarisbawahi bahwa penghentian perkuliahan tatap muka dan larangan penerbangan dari pemerintah telah memberikan dampak terhadap kemampuan serta rencana studi pelajar internasional di Inggris.

“Data kami juga menunjukkan pentingnya universitas untuk terus secara aktif mengikutsertakan dan mendukung para calon pelajar internasional. Sekarang ini, para calon pelajar internasional berencana untuk melanjutkan studi mereka pada tahun 2021,” tambah Jessica.

Penelitian QS

Perkuliahan tatap muka jadi faktor penentu rencana studi ke Inggris
Bandara Heathrow. Sumber: airlines9.blogspot.com

Penelitian terbaru dari QS ini melibatkan 1.021 responded yang tertarik untuk melanjutkan studi di Inggris.

Data tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari penelitian yang sedang berjalan di QS mengenai dampak dari COVID-19 terhadap pendidikan tinggi global. Penelitian ini telah dimulai pada bulan Februari dan menggarisbawahi perubahan dinamika pandemi terhadap pasar pelajar internasional.

Menurut QS, salah satu faktor yang paling berdampak pada rencana studi para pelajar internasional tahun 2020 adalah larangan penerbangan yang berlaku di negara asal mereka.

“Sebagai tambahan, ternyata perkuliahan tatap muka menjadi salah satu faktor penting bagi pelajar internasional untuk mempertimbangkan apakah mereka merasa nyaman untuk melakukan studi ke luar negeri,” terang QS.

Temuan lainnya adalah, 32% dari calon pelajar internasional berencana untuk memulai studi mereka pada tahun 2020. Kemudian, 84% lainnya menyatakan mereka lebih merasa nyaman untuk memulai studi mereka pada tahun 2021.

Larangan pemerintah untuk meninggalkan negara asal mereka telah memberikan dampak terhadap 33% pelajar internasional yang ingin memulai studi pada tahun 2020. Kemudian, 30% responden lainnya menyatakan bahwa larangan untuk masuk ke negara tujuan lah yang memberikan dampak terhadap rencana mereka.

Pada akhirnya, pelaksanaan perkuliahan yang tidak senormal biasanya membuat para pelajar memikirkan ulang rencana studi mereka ke luar negeri. Maka dari itu, tak heran apabila banyak calon pelajar internasional yang memutuskan untuk menunda perkuliahan mereka hingga tahun 2021.

Jadi, bagaimana dengan kamu, Kawan Rantau? Apabila kamu telah bersiap untuk melanjutkan studi di tengah pandemi ini, maka kamu harus terus memperhatikan aturan kesehatan yang berlaku di negara tujuanmu.

For Your Information

Apa faktor yang memberikan dampak bagi rencana studi pelajar internasional?

Selain larangan penerbangan yang berlaku, ternyata pelaksanaan perkuliahan tatap muka menjadi faktor utama.

Apa saja hasil penelitian QS mengenai perspektif dari calon pelajar internasional?

Kamu bisa menemukan jawaban lengkapnya di artikel ini.

Ingin mengetahui cerita lain di London?