Daris Fajar: Bermula dari Reseller Buku hingga Beasiswa ke USA

Ketika mendengar awal perjalanan Daris Fajar Ramadhan bisa sampai mendapatkan beasiswa belajar di USA, saya meyakini bahwa kadang hidup seperti kembang api di malam tahun baru. Penuh kejutan dan tidak terduga namun dinanti.

Bermula dari bimbingan belajar TOEFL online dengan tutor lulusan beasiswa Fulbright di pertengahan Oktober 2018, Daris ditawarkan menjadi salah satu reseller buku TOEFL. Alih-Alih ingin belajar berwirausaha, tawaran tersebut diterima. Long short story, kenal dengan lulusan beasiswa luar negeri Daris seringkali mendapat informasi seputar beasiswa di luar negeri melalui aplikasi pesan WhatsApp, salah satunya CCIP (Community College Initiative Program) ini.

“Setelah saya pelajari beasiswa CCIP secara lebih dalam, ternyata program ini sangat menarik. Yang membuat program ini menarik bagi saya adalah karena program ini memiliki 5 profil utama yang disebut sebagai 5 pilar, yaitu: technical skill, leadership, English proficiency, community service learning, dan internship.”

Sumber: European Funding Guide

Menilai banyaknya manfaat dan pengalaman yang akan diperoleh, Daris memantapkan hati untuk mendaftarkan diri mengikuti beasiswa CCIP. Mulai dari mempersiapkan sertifikat bahasa Inggris-TOEFL atau IELTS-menjawab beberapa pertanyaan pada laman aplikasi berbentuk sebuah narasi esai, serta dokumen pribadi seperti ijazah dan kartu identitas diri. Daris menuturkan, secara garis besar prosesnya hampir sama dengan seleksi pekerjaan, mulai dari pemberkasan, wawancara, tes TOEFL yang dibiayai oleh AMINEF, dan medical check-up.

Menariknya, bagi Daris setiap tahapan memiliki suka dan dukanya masing-masing. Belum lagi setiap peserta yang ingin mendaftar beasiswa CCIP haruslah memiliki status pekerja pada suatu instansi atau perusahaan. Di sinilah tantangannya, bagaimana Daris harus mondar-mandir mengurus berkas legalisir di kampus berkuliah dahulu yang hanya dapat dilakukan pada hari kerja sedangkan ia sendiri juga harus bekerja. Belum lagi jatah hari libur pada Sabtu dan Minggu harus dipangkas untuk melakukan medical check-up yang beragam serta mencari klinik atau rumah sakit yang melayani pada hari libur tersebut.

“Menurut saya, tahap yang paling menegangkan adalah wawancara visa. Meskipun saya sudah melewati semua tahapan, wawancara visa ini menentukan valid atau tidaknya status saya menjadi mahasiswa di USA. Jika pada tahap ini saya gagal, maka semua tahap yang sudah dilalui pun tidak ada nilainya. Tapi alhamdulillah, saya bisa lulus melewati tahap ini.”

Sumber: darisfajar.travel.blog

Menjelang keberangkatan, pihak AMINEF menyelenggarakan Pre-Departure Orientation sebagai pembekalan bagi penerima beasiswa untuk beradaptasi di negeri Paman Sam nantinya. Seperti cara menghadapi perbedaan budaya, menyikapi culture shock, perlengkapan yang perlu dibawa, hingga peraturan-peraturan selama tinggal di USA.

Daris yang saya hubungi di bulan awal kedatangannya di Amerika menyebut jika ia sering gugup apalagi melihat bule-bule yang berlalu lalang. Cukup kaget dan bangga sekali, ketika melihat rekan saya ini bisa terbang jauh-jauh ke USA terlebih melalui jalur beasiswa. Mengingat Daris salah satu teman yang cukup pemalu dan membayangkannya bercakap-cakap menggunakan bahasa Inggris. Untungnya setiap penerima beasiswa CCIP ini memperoleh kelas intensif di sore hari yang khusus belajar Bahasa Inggris selama satu bulan penuh.

Sumber: internatinal.tau.ac.il

Ada banyak target dan tentunya kontribusi untuk Indonesia yang ingin Daris lakukan setelah satu tahun lamanya di Amerika. SSalah satunya Daris ingin membuat sebuah gerakan komunitas di tempat tinggalnya untuk membantu orang-orang yang terkendala di dalam bidang pendidikan. Di akhir wawancara saya sempat bertanya kepada Daris, apa yang membuat ia yakin terbang jauh ke Amerika dan meninggalkan keluarga serta orang-orang terdekatnya serta dengan segala tantangan yang tentu tidak mudah.

“Saya mau berkarya dan menemukan potensi terbaik karena saya tidak suka menjalani hidup yang hanya sekedar bekerja dan menerima upah.”

Good Luck Daris! Selamat menikmati hari-hari di Florida ya! Bagi teman-teman pembaca jika ingin bertanya atau mengetahui seputar beasiswa CCIP, Daris bisa ditemui melalui blog pribadinya darisfajar.travel. blog atau channel YouTube Daris Fajar Ramadhan.

Submission: Profil Rantau dibangun oleh rekomendasi komunitas Anak Rantau; jadi bila kamu mengetahui seseorang yang dapat berbagi pengalaman hidup di luar negeri, tolong beritahu kita di sini.