fbpx

Dampak Kecerdasan Emosional Terhadap Performa Akademis Para Pelajar

Kesuksesan seorang pelajar ternyata tidak hanya dilihat dari kecerdasan intelegensinya saja. Akan tetapi, juga dari kecerdasaan emosionalnya. Lalu, apa sebenarnya dampak dari kecerdasan emosional terhadap performa akademis para pelajar?

Tentang kecerdasan emosional

Dampak Kecerdasan emosional
Sumber unsplash.com

Pada dasarnya, kecerdasan emosional merujuk pada kemampuan dari seseorang untuk memahami dan mengontrol emosi diri. Selain itu, kecerdasan ini juga merujuk pada kepekaan dari seseorang akan emosi orang lain di sekitarnya.

Yang mereka katakan tentang kecerdasan emosional

Merujuk pada hasil publikasi American Psychological Association yang dilansir oleh Study Internasional, setidaknya ada 3 alasan mengapa kecerdasan emosional dapat berdampak terhadap performa akadamis dari pelajar.

Dampak Kecerdasan emosional - Mudah berinteraksi
Sumber: unsplash.com

Ketiga alasan tersebut meliputi:

  • Pelajar yang memiliki kecerdasan emosional tinggi, cenderung mampu mengatur emosi-emosi negatif yang dapat berdampak pada performa akademis mereka, seperti kecemasan, kebosanan, dan juga kekecewaan. Yang pasti, para pelajar ini lebih memiliki manajemen emosi yang lebih baik.
  • Pelajar dengan kecerdasan emosional lebih tinggi mampu mengatur dunia sosial mereka. Dalam artian, mereka jauh lebih mudah membentuk hubungan baik dengan guru, dosen, teman, maupun keluarga.
  • Kecerdasan emosional diperkirakan akan sangat berdampak pada sejumlah mata kuliah seperti sejarah dan juga bahasa. Mengapa demikian? Karena memahami sesuatu menjadi salah satu poin penting dari kecerdasan emosional. Dengan demikian, para pelajar yang memiliki kecerdasan emosional lebih tinggi akan lebih mampu memahami mata kuliah tertentu.

Bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional?

Dampak Kecerdasan emosional - Lokakarya
Sumber: unsplash.com

Sama seperti jenis kecerdasan lainnya, pada dasarnya kecerdasan emosional dapat ditingkatkan seiring berjalannya waktu. Mengikuti lokakarya psikologis merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional dari seorang pelajar.

Sejumlah skill akan diajarkan dalam lokakarya tersebut, seperti membaca pesan non-verbal, membedakan tingkah laku asertif, submisif, dan juga agresif; serta mengenal strategi untuk menghadapi konflik. Hal-hal seperti ini dimungkinkan untuk diajarkan dalam satu lokakarya psikologis.

Selain itu, disebutkan pula bahwa kecerdasan emosional merupakan proses yang terus berjalan. Akan tetapi, seorang pelajar bisa terus meningkatkan kecerdasannya ini dengan bertanya kepada orang lain.

Setelah kamu mendapatkan umpan balik dari teman atau keluargamu mengenai kecerdasan emosional yang kamu memiliki, maka kamu pun bisa memperbaiki apa-apa saja yang sebaiknya kamu perbaiki. Dengan demikian, kecerdasan emosional yang kamu miliki pun dapat meningkat.

Jadi, pada dasarnya, kecerdasan emosional memang memiliki dampak terhadap performa akademis. Meskipun bukan tentang pemahaman pembelajaran secara kesuluruhan, nyatanya kecerdasan emosional akan membantu kamu beradaptasi di lingkungan akademis tertentu.

Kamu juga bisa membaca nasihat baik untuk para pelajar di tahun baru Imlek 2020 berikut ini. Bukankah hal ini bisa menjadi panduan kamu dalam bersikap, Kawan Rantau?

For Your Information

Apa itu kecerdasan emosional?

Kecerdasan emosional merujuk pada kemampuan dari seseorang untuk memahami dan mengontrol emosi diri.

Apa dampak kecerdasan emosional terhadap performa akademis?

Merujuk pada hasil publikasi American Psychological Association yang dilansir oleh Study Internasional, setidaknya ada 3 alasan mengapa kecerdasan emosional dapat berdampak terhadap performa akadamis dari pelajar. Kamu bisa membaca ketiga alasannya melalui artikel berikut ini.

Bagaimana cara saya meningkatkan kecerdasan emosional?

Kecerdasan emosional merupakan proses yang terus berjalan. Dalam artikel ini, kamu bisa menemukan cara-cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional yang kamu miliki.

Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?