fbpx

Dampak COVID-19 Terhadap Rencana Studi Para Pelajar

Ketidakpastian akibat COVID-19 terus menggelayuti masa depan pendidikan tinggi, khususnya para pelajar internasional. Hal ini memang tidak dapat terhindarkan. Sejumlah pelajar di berbagai negara pun mengaku tidak begitu yakin akan rencana studi mereka ke depan.

Keraguan pelajar China

rencana studi pelajar china akibat covid-19
Sumber: english.spbstu.ru

China merupakan salah satu sumber terbesar pelajar internasional di Inggris. Berdasarkan data tahun 2019, ada sekitar 115.014 visa pelajar yang diterbitkan untuk pelajar dari China. Tentunya, adanya pandemi COVID-19 membuat keadaan tersebut mungkin tidak akan berlaku pada tahun 2020.

British Council bersama dengan konsultan yang ada di Beijing melakukan survei terhadap 10.808 responden yang ada di China pada 27 Maret-3 April. 98% dari responden telah mendaftar di universitas yang ada di Inggris. Bahkan, ada yang sudah menjadi mahasiswa di sana.

Dari 8.481 responden yang telah mendaftar, ada sekitar 22% dari respoden yang mengaku akan membatalkan rencana studi mereka. Sedangkan, 39% lainnya belum memutuskan.

Kemudian, bagi 1.770 respoonden yang telah belajar di luar China untuk tahun ini, 13% di antara telah memutuskan tidak akan kembali, dan 28% lainnya belum memutuskan akan kembali atau tidak. Situasi yang penuh ketidakpastian tentunya menjadi concern utama dari para pelajar. Sejumlah faktor yang membuat para pelajar semakin ragu akan rencana studi mereka adalah, faktor kesehatan, keamanan, keuangan, dan kesulitan pendaftaran.

Optimisme pelajar India

rencana studi pelajar India akibat covid-19
Sumber: higher-education-marketing.com

Agak berseberangan dengan para pelajar di China, 70% calon mahasiswa dari India menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan pendaftaran kuliah mereka di luar negeri. Hal ini sesuai dengan hasil survei dari Yocket, sebuah edtech startup berbasis di Mumbai.

Dari keseluruhan responden, hanya ada 5 orang responden saja yang menyatakan bahwa “terlalu dini untuk memutuskan”. Kemudian, 9% dari responden menunda pendaftaran mereka. Terakhir, 1% dari responden menyatakan mereka ingin tetap tinggal dan memulai studi mereka di India.

“Kami telah melihat kepanikan di antara para pelajar yang ingin melanjutkan studi di luar negeri,”ujar Sumeet Jain, pendiri Yocket. “Banyak pelajar yang sekarang ini berada di tengah proses pendaftaran untuk musim gugur 2020.

Tampaknya, ketidakpastian karena COVID-19 ini memang memengaruhi rencana studi para pelajar. Larangan penerbangan, kebijakan lockdown, keamanan kesehatan serta faktor ekonomi menjadi sejumlah faktor yang paling mempengaruhi keputusan para pelajar untuk melanjutkan studi mereka.

Baca juga upaya universitas membantu mahasiswa selama COVID-19.

For Your Information

Apa faktor yang memengaruhi keputusan para pelajar melanjutkan studi mereka?

Larangan penerbangan, kebijakan lockdown, keamanan kesehatan serta faktor ekonomi menjadi sejumlah faktor yang paling mempengaruhi keputusan para pelajar untuk melanjutkan studi mereka.

Bagaimana dampak COVID-19 terhadap rencana studi para pelajar?

Baca artikel ini untuk tahu jawabannya.

Ingin mengetahui cerita lain di Beijing?