fbpx

Daftar Universitas di Amerika yang Putuskan Potong Biaya Perkuliahan

Sejumlah universitas di dunia memang tidak memberikan pemotongan biaya perkuliahan meskipun perkuliahan diadakan secara daring. Fakta bahwa pelajar mungkin mengalami kesulitan di tengah pandemi, tidak membuat pihak universitas berubah pikiran. Akan tetapi, kabar baik bagimu karena akhirnya sejumlah universitas di Amerika putuskan untuk memotong biaya perkuliahan. 

Berikut merupakan daftar universitas di Amerika yang memutuskan untuk memotong biaya perkuliahan di tengah pandemi COVID-19.

Rutgers University, New Jersey

Sumber: thecollegepost.com

Shreya Patel merupakan salah seorang pelajar di Rutgers University. Ia memulai petisi daring ketika ia menemukan bahwa ia tidak akan mendapatkan refund dari pihak universitas. Kala itu, petisi yang dibuat olehnya mendapatkan dukungan hingga mencapai 31.000 orang.

Pada akhirnya, Rutgers University setuju untuk mengurangi biaya kampus hingga 15%. Meskipun biaya perkuliahan masih tetap sama, setidaknya langkah tersebut dapat membantu mahasiswa.

John Hopkins University, Baltimore

Sumber: hub.jhu.edu

John Hopkins University terkenal akan sekolah kedokterannya yang termasuk terbaik di Amerika dan dunia. Untuk membantu para mahasiswanya, khususnya para mahasiswa baru, John Hopkins University menawarkan pengurangan biaya perkuliahan sebesar 10% untuk satu kali.

Para pelajar dapat melihat informasi mengenai biaya terbaru ini melalui situs resmi dari John Hopkins.

Southern New Hampshire University, Manchester, New Hampshire

Salah satu universitas yang cukup dermawan dalam memberikan pemotongan biaya perkuliahan di tengah pandemi ini adalah Southern New Hampshire University. Universitas yang ada di Manchester, New Hampshire ini membebaskan biaya perkuliahan bagi mahasiswa baru hingga 100%. Sedangkan, bagi mahasiswa lainnya, mereka mendapatkan potongan hingga 61%. Suatu kompensasi yang cukup adil selama pelaksanaan perkuliahan secara hybrid, bukan?

Perlu dicatat bahwa beasiswa yang ada akan tersedia bagi 1.050 mahasiswa baru. Beasiswa tersebut tidak akan mencakup biaya asrama dan penginapan.

Clark Atlanta University, Atlanta, Georgia

Dilansir dari Washington Post, Clark Atlanta University memutuskan untuk memotong biaya perkuliahan hingga 10%. Tidak hanya itu, universitas satu ini juga menyatakan akan mengurangi biaya mandatory yang berlaku.

Williams College

Sumber: thefire.org

College yang berada di Massachusetts ini juga memotong biaya kehadiran hingga mencapai 15%. Biaya perkuliahan pun termasuk biaya yang dikurangi, yakni mencapai 11.4%.

Bagi para mahasiswa yang tinggal di kampus, maka biaya asrama dan penginapan pun akan diturunkan. Untuk pelaksanaan perkuliahan pada semester musim gugur kali ini, Williams College mengadakan perkuliahan secara daring dan juga tatap muka. Hal ini tergantung dari kebutuhan mahasiswa.

Tentu tidak semua universitas memutuskan hal yang sama, Kawan Rantau. Akan tetapi, universitas-universitas di atas telah mempertimbangkan matang-matang keputusan mereka. Bagaimana menurut kamu, Kawan Rantau? Haruskah pihak universitas mengurangi biaya perkuliahan selama perkuliahan daring berjalan?

Di tengah ketidakpastian karena COVID-19, tentu saja para pelajar mengharapkan universitas mengambil langkah untuk menurunkan biaya perkuliahan. Di sisi lain, pihak universitas juga memiliki tantangannya tersendiri. 

For Your Information

Apakah kita harus membayar biaya perkuliahan penuh selama perkuliahan daring?

Sebagian besar universitas di dunia menerapkan biaya perkuliahan penuh meskipun menjalankan perkuliahan daring.

Apakah ada universitas yang memberikan pemotongan biaya perkuliahan?

Ada, Kawan Rantau. Berikut merupakan universitas di Amerika yang putuskan untuk memotong biaya perkuliahan.

Ingin mengetahui cerita lain di Atlanta?