fbpx

Berlawanan dari Prediksi, Jumlah Pelajar Internasional di Inggris Meningkat

Meskipun terdapat prediksi yang menyatakan bahwa pendidikan tinggi di Inggris akan mengalami “financial black hole” akibat penurunan jumlah pelajar internasional di Inggris. Akan tetapi, berdasarkan data yang dihimpun oleh UCAS, jumlah pelajar internasional di Inggris yang berasal dari luar Uni Eropa meningkat sebanyak 9%.

Peningkatan dari tahun 2019

Jumlah pelajar internasional inggris meningkat
Sumber: theguardian.com

Pada tahun 2020 ini, peningkatan jumlah pelajar internasional yang diterima di universitas Inggris meningkat sekitar 4.000 orang. Sebelumnya, pada tahun 2019, jumlah pelajar internasional yang berada di Inggris mencapai angka 40.720. Mayoritas pelajar dari luar Uni Eropa tersebut berasal dari China dan India.

Dalam beberapa minggu terakhir, para pemimpin universitas di Inggris mengekspresikan optimisme mereka terhadap jumlah pelajar internasional untuk semester ke depan. Sejumlah institusi bahkan telah mengonfirmasi ke The PIE News mengenai kontrak akomodasi yang telah disetujui ratusan pelajar yang telah menjalani masa karantina pada awal semester ke depan.

Penurunan pelajar dari Uni Eropa

Meskipun demikian, UCAS juga menggarisbawahi adanya penurunan atas jumlah pelajar yang berasal dari Uni Eropa. Setidaknya, terdapat penurunan sebesar 2% dibandingkan jumlah pelajar pada tahun 2020. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh ketidakpastian akibat Brexit.

Mulanya, banyak yang memprediksi bahwa jumlah pelajar internasional di Inggris akan betul-betul menurun. Bahkan, banyak yang mengkhawatirkan besarnya jumlah pelajar yang akan menunda perkuliahan mereka akibat larangan yang berlaku akibat COVID-19. Akan tetapi, nyatanya proporsi jumlah penundaan pada tahun ini tidak terlalu berbeda. Pada tahun lalu, jumlah penundaan oleh pelajar mencapai 5.4%, sedangkan pada tahun ini jumlah tersebut sedikit meningkat menjadi 5.7%.

Berbagai metode pembelajaran ditekankan

Jumlah pelajar internasional inggris meningkat
Sumber: bbc.co.uk

Kepala dari UCAS menyatakan bahwa para pelajar nantinya akan mendapat berbagai keuntungan ketika memulai perkuliahan pada tahun ini. Selain tetap mendapatkan kualitas pendidikan berkelas dunia, mereka juga akan menjalani perkuliahan dengan berbagai metode yang inovatif.

Bobby Mehta selaku direktur dari University of Portsmouth menyatakan bahwa banyak sekali jenis metode yang digunakan untuk membantu para pelajar bersosialisasi dan menjalani perkuliahan. Tentunya, Mehta menyadari bahwa akibat larangan penerbangan dan masa karantina mandiri, para pelajar tidak bisa begitu saja menjalani perkuliahan dengan normal.

“Kami memiliki sejumlah kelas tatap muka, kemudian kami juga melakukan sesi berjejaring daring, dan layanan lainnya yang diperlukan,” jelas Mehta.

Banyak universitas di Inggris yang mengambil langkah tersebut. Pada akhirnya, para pelajar nantinya bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda ketika memulai perkuliahan pada tahun 2020. Sebagian dari para pelajar nantinya akan melakukan perjalanan ke Inggris dan menjalani masa karantina untuk beberapa minggu.

Pada akhirnya, meskipun ketidakpastian karena COVID-19 terus melanda kehidupan kita, nyatanya akan selalu ada sisi positif yang tersedia. Maka dari itu, bagi kamu yang ingin melanjutkan studi di luar negeri, janganlah menyerah. Tetaplah cari informasi sebaik mungkin untuk mewujudkan impianmu.

Baca juga meski COVID-19 melanda, Irlandia siap untuk menyambut kedatangan pelajar internasional.

For Your Information

Mengapa terjadi peningkatan jumlah pelajar internasional di Inggris

Temukan jawaban lengkapnya di artikel ini, Kawan Rantau.

Bagaimana dengan jumlah pelajar internasional yang berasal dari Uni Eropa?

Akibat Brexit, jumlah pelajar yang berasal dari Uni Eropa mengalamani penurunan, meskipun tidak terlalu signifikan.

Ingin mengetahui cerita lain di London?