Perkenalkan Arzak: Kuliah S2 Beasiswa Perusahaan di Perancis

Ceritakan awalnya bagaimana kamu studi ke luar negeri?

Dulu aku randomly liat poster beasiswa yg dishare temen. Menarik juga karena beasiswanya keluar negeri dan garansi masuk kerja di perusahaan. Terus pas ikutan sessionnya, ternyata langsung seleksi diakhir (cuma wawancara). Yaudah tiba-tiba keterima deh. Langsung 4 bulan wajib kursus bahasa Perancis (karena study-nya in French). Dan itu kaget banget semuanya berubah super cepat.

Ceritakan jurusan yang kamu tempuh di luar negeri?

Aku ambil génie des procédés et informatique di INP Toulouse, Perancis. Singkatnya teknik kimia digabung sama sedikit coding2 program.

Ceritakan tantangan terbesar / culture shock ketika di luar negeri?

Kalau culture shock sehari-hari udah biasa lah ya. Aku ceritain budaya kerjanya aja yg bikin aku kaget. Budaya kerjanya di perancis slow abis. Mereka selalu ada coffee break 20 menit jam 9 pagi, jam 16 sore. Istirahat makan siang jam 12-14. Tapi kalau pas lagi jam kerja kelihatannya efektif banget sih. Kalau kita kan kadang main HP dll pas kerja jadi ga efektif.

Ada pengalaman paling menyenangkan & menyedihkan selama masa kuliah?

Kalau di Indonesia kan mau ujian ya belajar bareng, kalau disini individual banget sih, jadi agak sedih juga pas hectic ujian dan butuh support dari temen ya jadi ga ada. Harus mandiri banget.

Ceritakan perubahan individu yang lu alami ketika di luar negeri?

Jadi lebih mandiri karena ga ada ojek online ya. Klo ga masak ya beneran ga makan deh, warteg ga ada juga soalnya. Ke restoran mahal kan walau sekali-kali oke lah. Trus aku sekarang jadi lebih peka tentang isu-isu ekologis dan human rights sih.

Ada pesan untuk pembaca yang ingin merantau ke luar negeri?

Siapkan mental aja sih, karena banyak misalnya hal tabu yang jadi normal dan hal normal yang jadi aneh dipandang orang luar negeri. Jangan bayangkan kuliah di luar negeri jalan-jalan aja, karena cukup susah juga untuk survive (either bahasa atau kuliah life-nya).

Submission: Profil Rantau dibangun oleh rekomendasi komunitas Anak Rantau; jadi bila kamu mengetahui seseorang yang dapat berbagi pengalaman hidup di luar negeri, tolong beritahu kita di sini.