fbpx

Beasiswa Bergengsi Kuliah di Luar Negeri 2020 Tidak Boleh Dilewatkan!

Kuliah di luar negeri dengan beasiswa penuh (fully funded) merupakan impian bagi banyak orang. Selain kuliah, kamu juga berkesempatan untuk mempelajari budayanya, loh! Yuk, wujudkan mimpimu kuliah di luar negeri dengan 5 beasiswa bergengsi di awal tahun ini.

1. Turkiye Burslari Scholarship

Sumber: Pexels

Kabar bahagia datang bagi pemburu beasiswa kuliah di Turki. 15 Januari lalu pemerintah Turki resmi membuka pendaftaran beasiswa bergengsi Turkiye Burslari. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S1,S2, dan S3, penelitian, dan program bahasa Turki untuk kalangan internasional. Bagi kawan-kawan yang memiliki keterbatasan bahasa Inggris, beasiswa ini tidak wajib menggunakan TOEFL/IELTS sebagai syarat masuk. Kamu tetap bisa melampirkan sertifikat bahasa Inggris, bahasa Arab, atau Perancis sebagai tambahan nilai. Supaya lebih jelas, penyelenggara telah membuat panduan pendaftaran di sini.

Pendaftarannya memiliki tenggat waktu hingga 20 Februari waktu Turki. Jika lolos, kuliahmu dibiayai penuh dan sudah termasuk cakupan akomodasi asrama serta tiket pesawat pulang-pergi. Selain itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan kursus bahasa Turki selama satu tahun. Kuliah akan dimulai September 2020.

2. Fulbright Scholarship

Sumber: Pexels

Awal tahun 2020 tidak hentinya memberikan kejutan bagi kita semua, termasuk pemburu beasiswa bergengsi. American Indonesian Exchange Program (AMINEF) memberikan kesempatan kepada pelajar internasional untuk melanjutkan studi atau penelitian pada berbagai bidang, kecuali kedokteran. Cakupan beasiswanya sangat menjanjikan dan diberikan hingga akhir studi, yaitu:

1. Dukungan visa J-1
2. Tiket pesawat kelas ekonomi PP Indonesia – AS
3. Tanggungan biaya perkuliahan, biaya hidup, dan biaya lainnya
4. Asuransi kesehatan dan kecelakaan

Persyaratan Khusus Program Master (S2):

  1. Telah menyelesaikan studi Sarjana (S1).
  2. Memiliki IPK minimum 3.00 (skala 4.00).
  3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 550 atau skor IELTS setara.
  4. Bersedia untuk bekerja pada institusi tempat asal minimal lima tahun sebelum masa pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa.

Persyaratan Khusus Program PhD (S3):

  1. Telah menyelesaikan studi Magister (S2).
  2. Memiliki IPK minimum 3.00 (skala 4.00).
  3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau skor IELTS yang setara.
  4. Bersedia untuk kembali ke Indonesia serta mengambil posisi akademis pada perguruan tinggi setelah menyelesaikan masa studi.

Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan seluruh berkas seperti LoA dan motivation letter melalui pos ke alamat yang sudah ditentukan sebelum 15 Februari 2020. Apabila kamu terpiilih menjadi penerima beasiswa, maka wajib mengambil tes TOEFL iBT res,i dan GRE (Graduate Record Examination) untuk seluruh bidang studi kecuali Hukum dan Bisnis, atau GMAT (Graduate Management Admission Test) untuk studi Administrasi Bisnis, Keuangan, dan Akuntansi.

Alamat kantor AMINEF:
American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Telp: (021) 579 39 085 ~ 9086

3. Maastricht University Scholarship

maastricht university
maastricht university

Terdapat 1001 cara untuk merasakan kuliah gratis di Belanda. Tahun ini, Maastricht University memberikan beasiswa penuh kepada seluruh warga negara di luar uni Eropa untuk kuliah di universitas negeri tersebut. Maastricht merupakan universitas berskala internasional yang didirikan pada 1976 dan berhasil masuk ke peringkat 200 besar teratas di QS World University Rankings.

Beasiswa bergengsi S2 ini memiliki syarat usia pelamar, yaitu di bawah 35 tahun per 1 September 2020. Terdapat 6 program master beserta lininya yang dapat dipilih dalam program beasiswa ini, yakni Faculty of Arts & Social Sciences, Faculty of Law, Faculty of Health, Medicine, and Life Sciences, Faculty of Science and Engineering, Faculty of Psychology & Neuroscience, dan School of Business and Economics. Pendaftaran dilakukan secara online dengan melampirkan soft copy dokumen pada dua tautan ini : Apply Master Program dan Apply Scholarship. Tenggat waktu pendaftaran dan melengkapi dokumen hingga 1 Februari 2020.

Pihak penyelenggara juga menyediakan e-mail dan kontak yang dapat dihubungi jika pelamar merasa kebingungan.


Telpon :+31 43 388 5388
Surel: scholarships​@​​maastricht​university​.​nl
Website Resmi: www.maastrichtuniversity.nl

4. Beasiswa Jepang Manbukagakusho

Sumber: Pexels

Pecinta anime dan budaya Jepang pasti sudah tidak asing dengan beasiswa Manbukagakusho. Pemerintah Jepang membuka kesempatan bagi lulusan SMA untuk melanjutkan studi D2, D3, dan S1 di negeri sakura. Meskipun tesnya sulit, akan tetapi peminatnya banyak sekali. Para pelamar lulusan SMA di Indonesia berebut kuota beasiswa prestisius ini. Hal tersebut wajar karena pemerintah Jepang siap memberikan bantuan penuh untuk biaya kuliah & hidup.

Beasiswa bergengsi ini baru akan dibuka pada Mei 2020. Terdapat batasan usia pelamar, yakni minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun per 1 April 2020. Artinya, peserta kelahiran antara 2 April 1995 – 1 April 2003 dapat mengikuti seleksi.

Inilah panduan lengkap (PDF) yang dapat kamu unduh untuk dibaca berulang kali.

5. Beasiswa Brunei Darussalam (D3, S1, & S2)

SOAS Mosque, Brunei Darussalam
Sumber: Flickr

Kuliah gratis di Asia Tenggara juga asyik, loh! Kali ini, pemerintah Brunei Darussalam membuka beasiswa penuh jenjang D3,S1, dan S2 untuk pelajar internasional. Pendaftaran dibuka hingga 14 Februari 2020 dan dikirim ke e-mail applyBDGS2020@mfa.gov.bn. Pelamar yang lolos akan dihubungi melalui email untuk mengikuti wawancara atau tes tertulistertulis kemampuan bahasa Melayu/Arab/Inggris.

Itulah 5 beasiswa bergengsi kuliah di luar negeri yang sedang buka di awal tahun ini. Pengajuan beasiswa kuliah ke luar negeri ke negara manapun tidaklah mudah, maka dari itu kamu harus teliti dan kerja cerdas untuk mendapatkannya. Jika terkendala bahasa, maka jangan sedih karena ada beasiswa lainnya yang dapat dilamar tanpa syarat TOEFL/IELTS. Selamat mencoba, ya!


Ingin mengetahui cerita lain di Amsterdam?