Jangan Sedih, 4 Beasiswa Ini Bisa Dilamar Tanpa Syarat TOEFL/IELTS!

Seringkali pelamar beasiswa terkendala dengan syarat TOEFL/ILETS karena keterbatasan kemampuan atau biaya. Tak jarang, mereka mengubur impian kuliah ke luar negeri karena bahasa pas-pasan, padahal minatnya tinggi untuk melanjutkan studi. Apabila kamu sedang menghadapi fase itu, tegakkan dirimu karena terdapat 4 beasiswa yang dapat didapatkan tanpa syarat TOEFL/IELST. Daripada berasumsi negatif, lebih baik baca ulasannya terlebih dahulu di bawah ini!

1. Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam untuk Mahasiswa Internasional

Sumber: https://siviaggia.it

Asia Tenggara merupakan lokasi yang patut dipertimbangkan jika ingin kuliah ke luar negeri. Pasalnya, pemerintah negeri petro dollar di ASEAN siap membiayai kuliah kamu secara penuh dengan program Brunei Darussalam Government Scholarship to Foreign Students. Beasiswa prestisius ini biasa dibuka di awal tahun sekitar Januari-Februari, maka dari itu kamu masih memiliki waktu longgar untuk mempersiapkan berkasnya. Kamu dapat memilih satu dari 4 universitas hebat di sana, yaitu Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB). Informasi selengkapnya dapat kamu lihat di sini.

2. Beasiswa Turkiye Burslari

Sumber: www.roadaffair.com

Pemburu beasiswa kuliah di luar negeri wajib memasukkan Turki ke dalam daftar sebagai tujuan melanjutkan pendidikan. Turkiye Burslari Scholarship membuka kesempatan untuk mewujudkan mimpimu di jenjang S1,S2,S3, penelitian, dan program bahasa Turki untuk kalangan internasional. Bagi kawan-kawan yang memiliki keterbatasan bahasa Inggris, beasiswa ini tidak wajib menggunakan TOEFL/IELTS sebagai syarat masuk. Kamu tetap bisa melampirkan sertifikat bahasa Inggris, bahasa Arab, atau Perancis sebagai tambahan nilai.

Beasiswa ini juga dibuka di awal tahun sekitar Januri-Februari. Jika lolos, kuliahmu dibiayai penuh dan sudah termasuk cakupan akomodasi asrama serta tiket pesawat pulang-pergi. Selain itu, para penerima beasiswa juga aka mendapatkan kursus bahasa Turki selama satu tahun. Daripada ketinggalan informasi untuk tahun 2020, mending langsung mampir aja ke sini. Tunggu apa lagi? Langsung sikaaat!

3. Beasiswa DAAD Jerman

Sumber: 3.bp.blogspot.com

Kata siapa melanjutkan studi di Jerman harus selalu mahir bahasa Inggris? Justru Beasiswa dari Pemerintah Jerman ini juga tidak menjadikan TOEFL sebagai syarat mutlak, loh! Beasiswa ini terbuka untuk jenjang S2 dan S3 dengan bahasa Jerman sebagai pengantar di perkuliahan. Sebagai gantinya, kamu harus mengikuti DSH 2 atau TestDAF 4 dan harus selesai pada level A2. Meskipun begitu, kamu akan tetap lanjut studi di luar negeri, kan? Pemandangan pegunungan Alpen siap menyambutmu sebagai pelepas penat ketika kuliah.

4. Beasiswa Pemerintah Rusia

Sumber: holeinthedonut.com

Rusia juga menjadi negara yang tidak mewajibkan pelajar internasional untuk fasih bahasa Inggris. Pemerintah Rusia justru membekali para penerima beasiswa dengan kursus bahasa Rusia gratis selama setahun. Lembaga negara Rusia memilih bibit-bibit unggul di seluruh dunia setiap awal tahun dengan membuka beragam prodi mulai jenjang S1 (4 tahun), S2 (2 tahun), dan spesialis (5 tahun).Supaya tidak ketinggalan, rajin-rajinlah cek situs resminya di sini!

Itulah 4 beasiswa yang dapat dilamar tanpa syarat TOEFL/IELTS. Kadangkala, kamu harus realistis dengan kemampuan berbahasa jika ingin mewujudkan cita-cita kuliah di luar negeri. Kamu tidak akan kehabisan tujuan karena bumi ini begitu luas dan setiap negara memiliki kelebihan di sistem pendidikan. Kurang cakap berbahasa Inggris bukan berarti payah, melainkan hanya kurang diasah. Yuk, buruan daftar dan dapatkan beragam manfaatnya! Semoga berhasil, para pemburu beasiswa kuliah ke luar negeri!