fbpx

Aturan Perayaan Natal dari Pemerintah Inggris untuk Para Pelajar

Tidak terasa kita telah tiba di penghujung tahun 2020. Bahkan, perayaan Natal pun hanya tinggal satu bulan lagi. Baru-baru ini, Pemerintah Inggris baru saja mengeluarkan aturan perayaan Natal bagi para pelajar. Tentunya, perilisan aturan ini diharapkan mampu menekan jumlah risiko transmisi COVID-19 selama hari libur Natal.

Bisa kembali ke rumah

Sumber: timeshighereducation.com

Para pelajar universitas diperbolehkan untuk kembali ke rumah dan menghabiskan hari libur Natal bersama dengan keluarga setelah restriksi nasional berakahir pada 2 Desember 2020. Sejumlah aturan pun harus dipenuhi oleh para pelajar untuk bisa kembali ke rumah dengan aman.

Salah satu persyaratan utama bagi para pelajar yang ingin kembali ke rumah adalah, mereka harus menaati restriksi nasional yang berlaku. Dengan demikian, para pelajar akan diminta untuk menghabiskan waktunya di tempat mereka tinggal selama semester ini berlangsung.

Mulai dari tanggal 3 Desember hingga 9 Desember, para pelajar akan diizinkan untuk melakukan perjalanan pulang. Iya, tanggal keberangkatan telah ditentukan oleh universitas. Hal ini disebabkan adanya kerja sama yang dilakukan oleh pihak universitas dengan institusi setempat untuk menekan jumlah penumpang di sejumlah infrastruktur transportasi yang ada.

Perkuliahan daring dan tes masal

Sumber: myonlineschooling.co.uk

Kemudian, mulai tanggal 9 Desember, seluruh universitas diharuskan untuk memindahkan perkuliahan mereka menjadi daring. Hal ini memungkinkan para pelajar yang kembali ke rumah masing-masing masih bisa melanjutkan perkuliahan mereka.

Kemudian, seperti yang telah diumumkan oleh Perdana Menteri Inggris, pemerintah akan bekerja sama dengan pihak universitas untuk mengadakan tes masal. Tes ini akan disediakan bagi para pelajar yang akan kembali ke rumah untuk merayakan Natal. 

Dengan mendapatkan hasil tes negatif, maka pelajar dapat kembali ke rumah dengan aman dan meminimalkan penyebaran virus Corona kepada anggota keluarga mereka.

Apabila para pelajar ini mendapatkan hasil positif untuk tes mereka, maka mereka harus menjalani masa isoloasi mandiri selama 10 hari. Memindahkan perkuliahan menjadi daring pada 9 Desember dapat memberikan waktu yang cukup bagi pelajar untuk menyelesaikan masa karantina mandiri dan kembali ke rumah untuk Natal.

Bagaimana dengan pelajar internasional?

Sumber: exeter.ac.uk

Untuk saat ini, kemungkinan pelajar internasional akan tetap berada di wilayah kampus selama perayaan Natal. Pihak pemerintah Inggris mendorong pihak universitas untuk menyediakan bantuan dan dukungan praktis bagi para pelajar. Universitas diminta untuk memastikan bahwa para pelajar yang masih berada di kampus mendapatkan akses terhadap makanan yang terjangkau serta kebutuhan kesehatan dan kebersihan.

Hingga saat ini, pemerintah Inggris telah menyediakan lebih dari £9 juta untuk membantu para pelajar di bidang kesehatan mental. Kemudian, mereka juga bekerja sama dengan Office for Student untuk menyediakan platform dukungan kesehatan mental bagi pelajar.

Demikianlah sedikit informasi mengenai aturan-aturan yang harus dipenuhi pelajar di Inggris untuk melaksanakan perayaan natal. Bagaimanapun, kesehatan akan selalu menjadi prioritas dari pemerintah dan universitas.

Baca juga informasi mengenai jumlah pelajar internasional di Inggris yang terus meningkat dan berlawanan dari prediksi yang dikeluarkan sebelumnya.

For Your Information

Mengapa pemerintah Inggris mengeluarkan aturan perayaan natal bagi pelajar?

Salah satunya adalah untuk menekan kasus penyebaran COVID-19.

Apa saja aturan perayaan natal yang berlaku di Inggris?

Baca artikel ini untuk menemukan jawaban lengkapnya.

Ingin mengetahui cerita lain di London?