fbpx

Asian School of the Environment, untuk Kamu yang Ingin Jadi Aktivis Lingkungan

Apakah kamu tertarik untuk mendalami kajian lingkungan sebagai fokus karir akademikmu? Kalau iya, kamu bisa banget mencoba untuk berkuliah di Asian School of the Environment (ASE), sebuah sekolah interdisiplin yang mengintegrasikan berbagai cabang ilmu, mulai dari ilmu lingkungan, ekologi, teknik, ekologi manusua, serta ilmu sosial.

anakrantau-ase2.jpg
Kegiatan lapangan siswa ASE. Sumber: ase.ntu.edu.sg

ASE sendiri merupakan salah satu fakultas yang berada di bawah naungan Nanyang Technological University (NTU), salah satu universitas terbaik di Singapura. Tujuan didirikannya ASE adalah untuk memberikan kajian serta analisis mengenai isu-isu yang berhubungan dengan tantangan lingkungan global, seperti perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan global. Uniknya, kajian lingkungan ini akan berfokus pada tantangan-tantangan yang harus dihadapi di Kawasan Asia Tenggara.

Apa saja program yang ditawarkan?

Nah, tenang, anak rantau! ASE menawarkan dua jenis program, yakni Undergraduate Program dan Graduate Research Program. Untuk Udergraduate Program, akan ada tiga program yang ditawarkan, yakni Bachelor of Science (BSc) in Environmental Earth Systems Science (EESS), Bachelor of Science (BSc) in Environmental Earth Systems Science and Public Policy and Global Affairs (ESPP), dan Minor in Environmental Sustainability. Kombinasi antara kerja lapangan, teori, dan kerja laboratorium di ASE akan memberikan para siswa seperangkat keahlian yang unik.

Lalu, untuk Graduate Research Program termasuk di dalamnya ada program PhD selama empat tahun di NTU. Untuk program ini, kamu tidak harus memiliki gelar magister. Akan tetapi, akan lebih baik apabila kamu memiliki gelar sarjana di bidang ilmu bumi, teknik, maupun sains.

anakrantau-ntu.png
Gedung NTU. Sumber: stonybrook.edu

Untuk topik-topik penelitian di ASE pun sangat beragam. Jadi kamu enggak perlu khawatir kekurangan topik penelitian yang unik, Anak Rantau. Berikut adalah beberapa di antaranya, analisis mengenai risiko kenaikan permukaan air laut bagi masyarakat yang tinggal di pesisir, pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran dan kabut asap, kajian mengenai aktivitas vulkanik dan tektonik dari Kawasan tertentu, kajian mengenai dampak dari perubahan iklim, serta kajian mengenai respons ekosistem laut dan darat akibat pemanasan globas, pengasaman laut, deforestasi, dan hilanganya keanekaragaman hayati.

Apa keuntungan menjadi siswa ASE?

ASE menawarkan lingkungan kampus yang sangat bersahabat dan tentunya menghargai keberagaman. Alhasil, suasana kampus akan menjadi lebih nyaman. Selain itu, suasana kelas akan semakin unik karena terdapat berbagai perspektif yang dapat disampaikan dalam diskusi.

Nah, untuk kamu yang bingung mau tinggal di mana, ASE sebagai bagian dari NTU menyediakan asrama yang bisa banget kamu manfaatkan. Cukup ikuti petunjuk yang tersedia di situs resmi ASE atau NTU untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Harapannya, ketika kamu telah lulus dari ASE, maka kamu bisa menjadi ahli lingkungan yang juga pandai memberikan analisis yang tepat untuk pembuatan kebijakan, khususnya yang berhubungan dengan perencanaan kota dan isu urban lainnya.


Ingin mengetahui cerita lain di Singapore?