fbpx

Inilah Arti Industri 4.0 dan Dampaknya Pada Kehidupan Kita

Pasti kita seringkali medengar istilah Revolusi Industri 4.0, entah melalui pemberitaan di TV atau hasil scrolling feed di twitter. Namun sebenarnya apa sih industri 4.0 itu dan seberapa besar dampak revolusi ke-empat ini kepada kehidupan sehari-hari kita?

Berdasarkan buku yang dirilis oleh Profesor Klaus Scwab ketua World Economi Forum dalam bukunya yang berjudul “The Fourth Industrial”, revolusi industri 4.0 merupakan tantangan terbesar manusia abad ini dan masa depan. Untuk bisa memahami nya kita harus menelisik sejenak sejarah revolusi industri yang pernah terjadi. Revolusi industri ke-1 terjadi pada abad 17 di saat manusia menciptakan teknologi mesin uap yang meningkatkan hasil produksi pabrik-pabrik di Eropa zaman dahulu.

Revolusi ke-2 terjadi pada abad 18 ketika diciptakannya teknologi listrik dan spesialisasi produksi yang membuat produk-produk sehari-hari kita lebih murah (adanya spesialisai orang yang memproduksi karet ban, kaca spion, yang kemudian dirakit bersama). Revolusi ke-3 terjadi pada tahun 1969 ketika diciptakannya komputer yang dan alat elektronik membuat kerja manusia lebih efektif melalui produksi alat yang lebih kecil seperti handphone.

Dan sekarang pada tahun 2019 kita telah menapaki revolusi ke-4. Revolusi ketika internet mampu memberikan anda kabar trending topic yang terjadi di dunia, secara REAL TIME. Jika hasil ciptaan revolusi industri pertama membutuhkan waktu 120 tahun untuk tersebar di seluruh Eropa, revolusi industri ke-4 dalam bentuk internet hanya butuh waktu 20 tahun saja untuk tersebar ke seluruh pelosok bumi.


Sumber : https://aethon.com/mobile-robots-and-industri4-0/

Lalu apa saja sebenarnya produk-produk industry 4.0 yang kita nikmati sekarang? Tidak perlu jauh-jauh mencari, anda sedang menggunakannya:

  • Artificial Intellegence (AI) : kemampuan komputer untuk melakukan komputasi kompleks dalam waktu yang singkat. Hal ini anda rasakan ketika menggunakan aplikasi navigasi seperti Goodle Maps, aplikasi ini akan memberikan jalur terbaik bagi anda, serta mampu memberikan perkiraan waktu kapan anda sampai. Informasi inilah membantu anda berkendara secara lebih lancer di macetnya lalu lintas kota.
  • Big Data : algoritma yang digunakan untuk menganalisis data yang banyak untuk disajikan sesuai preferensi. Pernah bertanya-tanya mengapa Youtube tiba-tiba merekomendasikan video lagu Indie yang nyatanya bisa pas dengan selera anda? Yap, Youtube memanfaatkan data sejarah tontonan video, liked, dan durasi menonton yang diintegrasikan dengan jutaan jenis video lainnya untuk memberikan rekomendasi lagu Indie tersebut.
  • Automasi : sistem mandiri yang diciptakan secara real-time dan terus menerus untuk memenuhi kebutuhan. Bagi anda yang pernah bertransaksi menggunakan mobile banking, ataupun transaksi melalui OVO atau Go-Pay. Anda akan mendapatkan email konfirmasi hasil pembayaran tersebut, email itu dikirimkan bukan melalui orang, tetapi melalui program yang secara otomatis merespons input anda. Bayangkan berapa banyak orang yang dibutuhkan jika harus satu-persatu membalas konfirmasi email anda.
  • Cloud Computing : saat ini anda bisa menyimpan data anda yang berukuran besar secara online dan dapat anda meretrievenya kapanpun. Teknologi ini sudah banyak digunakan melalui platform dropbox ataupun google drive. Cloud computing memungkinkan adanya pertukaran informasi secara lebih demokratis mengenai pengetahuan untuk dipelajari orang banyak.

Namun setiap perkembangan sama seperti pisau bermata dua, bahwa di tahun 2030 setidaknya 375 juta orang akan kehilangan pekerjaan dan digantikan oleh mesin dan mungkin akan bertamabah mengingat laju revolusi ke-4 ini yang eksponensial. Pembahasan tentang jenis-jenis pekerjaan yang akan tergantikan akan dibahas di tulisan selanjutnya.

Jadi sudahkah kamu mengetahui revolusi industri 4.0 yang terjadi saat ini? Sebaiknya kamu mencari tahu, agar revolusi ini tidak menjadi akhir pekerjaanmu tetapi peluang masa depan. Semangat!


Ingin mengetahui cerita lain di Worldwide?