fbpx

Apakah Perlu Mengambil Gap Year di Tengah Pandemi COVID-19?

Saat ini, banyak universitas di berbagai dunia yang memutuskan untuk melaksanakan perkuliahan secara daring. Hal ini pada akhirnya berdampak pada ketertarikan para siswa yang bermaksud memulai perkuliahan pada tahun 2020. Apakah perlu menerima penawaran perkuliahan tahun ini, atau lebih baik mengambil gap year karena pandemi COVID-19?

Apabila kamu termasuk siswa yang sedang galau memutuskan mengambil gap year atau tidak saat pandemi COVID-19, maka lebih baik baca terlebih dahulu pertimbangan-pertimbangan berikut.

Pertimbangan

Sumber: youthop.com

Salah satu pertimbangan untuk memutuskan mengambil gap year adalah biaya perkuliahan. Kebanyakan universitas memberlakukan biaya perkuliahan secara penuh meskipun perkuliahan dilaksanakan secara daring. Bahkan, Harvard University–yang notabene merupakan salah satu universitas paling mahal di dunia–tetap mengenakan biaya perkuliahan normal, atau sebesar USD $50.000 (setara dengan Rp723.677.500,-).

Memang banyak juga kesempatan beasiswa yang ditawarkan, akan tetapi, kalau kamu merasa keberatan dengan menjalani perkuliahan daring tapi dengan biaya normal, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengambil gap year.

Kemudian, meskipun sejumlah negara telah membuka kembali perbatasan mereka, kamu juga harus mempertimbangkan aturan-aturan yang berlaku di negara tersebut dan bagaimana kondisi kesehatan dari negara tujuanmu. Bagaimanapun, pandemi COVID-19 masih akan terus berjalan.

Lagipula, mengambil gap year pada saat pandemi Covid-19 dapat memberikan banyak manfaat. Mulai dari menghindari burnout, mendapat pengetahuan lebih, dan juga membentuk pemikiran yang lebih matang. Kamu bisa menemukan manfaat dari mengambil gap year di tautan berikut.

Langkah mengambil gap year

Sumber: parenttolkit.com

Supaya kamu bisa menjalani gap year dengan baik, maka berikut sejumlah langkah yang sebaiknya kamu lakukan.

  • Tentukan linimasa kapan kamu mulai mengambil jeda dan mengakhirinya. Dalam artian, seberapa lama kamu akan menjalani gap year ini? Jangan sekadar mengambil gap year tanpa pertimbangan.
  • Susun rencana ke depan.
    Ketika kamu mengambil gap year, maka pertimbangkan apa saja yang akan kamu lakukan selama menjalani gap year. Apakah menjalani kursus tertentu atau malah melamar pekerjaan? Tentunya, rencana yang kamu buat ini harus kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu selama pandemi.
  • Usaha untuk menutup kebutuhan finansial.
    Apabila kamu sedang tinggal dengan orang tua, maka mungkin poin ini tidak terlalu menjadi masalah. Akan tetapi, kalau kamu merasa butuh untuk menutup kebutuhanmu secara finansial selama gap year, maka kamu harus memikirkan usaha apa yang bisa kamu lakukan. Kamu tidak ingin selamanya bergantung pada orang lain, bukan?

Tentu keputusan untuk mengambil gap year akan tergantung dengan kebutuhan kamu, Kawan Rantau. Tidak menjadi suatu keharusan bagimu mengambil gap year sekarang, atau memutuskan lanjut kuliah tahun ini. Akan tetapi, kamu harus menyadari bahwa pandemi COVID-19 dapat memberikan pengalaman perkuliahan yang berbeda pada tahun 2020 ini.

Baca juga program magang virtual untuk bantu kamu mendapatkan pengalaman kerja.

For Your Information

Apa pertimbangan untuk mengambil gap year di tengah pandemi COVID-19?

Biaya dan kondisi kesehatan merupakan sejumlah hal yang bisa kamu pertimbangkan. Informasi selengkapnya bisa kamu baca di artikel ini.

Apakah saya harus mengambil gap year saat pandemi COVID-19?

Bacalah artikel ini untuk tahu jawaban lengkapnya.

Ingin mengetahui cerita lain di Boston?