fbpx

3 Kisah Mahasiswa Indonesia di Wuhan yang Bertahan dari Covid-19

Kota Wuhan di China, menjadi kota pertama yang terdampak virus Covid-19. China juga menjadi negara pertama yang menetapkan status lockdown. Terisolasi di China akibat virus corona tentu bukanlah hal yang menyenangkan, termasuk bagi para pelajar dan WNI di sana. Mau tahu kisahnya? Simak 3 kisah mahasiswa Indonesia di Wuhan yang bertahan dari Covid-19 berikut ini seperti dilansir dari Kumparan.

Didied Poernawan Affandy

Sapriadi, mahasiswa asal Aceh yang berkuliah di Wuhan
Sumber: https://kumparan.com/kumparannews/5-kisah-mahasiswa-indonesia-yang-bertahan-di-wuhan-dari-virus-corona-1sjTiL6uCqV/full

Didied termasuk salah satu warga yang beruntung sebab ia sudah kembali ke Indonesia pada 15 Januari sebelum pemerintah China menutup akses sejumlah kota.

Didied yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya ini sedang menempuh pendidikan S3 di Huazhong University of Science and Technology, Wuhan, China.

Menurut Didied, kota Wuhan mulai tampak sepi pada awal Januari. Akibat Covid-19, ia terpaksa menunda keberangkatan ke Wuhan. Pihak kampus juga telah menunda kegiatan semester ini.

Fadil

Mahasiswa Aceh yang berada di Kota Wuhan, China
Sumber: https://kumparan.com/kumparannews/5-kisah-mahasiswa-indonesia-yang-bertahan-di-wuhan-dari-virus-corona-1sjTiL6uCqV/full

Sejak lockdown diberlakukan, Fadil yang merupakan mahasiswa di Central China Normal University bersama teman-temannya harus membatasi ruang gerak mereka di sekitar asrama.

Untuk bertahan, Fadil dan teman-temannya harus memasak di asrama dan sesekali pergi keluar untuk membeli persediaan bahan makanan. 

Hanya salah satu dari mereka yang pergi ke luar menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus dari udara. Stok bahan makanan dibeli di toko-toko sekitar kampus yang masih buka. Untungnya, lokasi kampus mereka cukup jauh dari pasar di Wuhan, tempat pertama kalinya kasus Covid-19 ditemukan.

Rio Alfi

Cerita Rio Alfi, Mahasiswa Indonesia Yang Masih Tertahan Di ...
Sumber: YouTube Rio Alfi

Berada dalam masa isolasi akibat Covid-19 membuat banyak mahasiswa Indonesia merasa stress, bahkan kondisi psikis mereka mulai menurun. 

Hal itulah yang disampaikan Rio Alfi, salah satu mahasiswa asal Pekanbaru, Riau yang sedang menempuh studi S2 di Wuhan, China.

Walaupun kondisi fisik mereka sehat, namun pasokan logistik saat itu sudah mulai menurun dan sulit didapatkan. 

Dengan kondisi logistik yang terbatas di toko, tak jarang mereka harus berebutan makanan dengan warga lokal. Mereka juga harus menghemat bahan makanan semaksimal mungkin.

Itu dia 3 kisah mahasiswa Indonesia di Wuhan yang bertahan dari Covid-19.

BACA JUGA: Panduan Kesehatan Mental untuk Kawan Rantau Hadapi Covid-19

Tentunya, semua orang tak menginginkan kondisi seperti ini terjadi. Namun, tetap tenang, menjaga kesehatan, dan mengikuti aturan pemerintah setempat merupakan hal terbaik yang dapat dilakukan. 

Tak hanya itu, mahasiswa Indonesia di luar negeri juga perlu menjaga komunikasi dengan KBRI, PPI, maupun WNI lainnya.

For Your Information

Bagaimana mahasiwa Indonesia di Wuhan bertahan hidup selama pandemi Covid-19?

Mahasiswa di Indonesia di Wuhan harus mematuhi peraturan pemerintah setempat dan membatasi kegiatan di luar. Mereka juga harus memasak makanan sendiri dan membeli bahan makanan di toko kebutuhan pokok yang masih buka.

Ingin mengetahui cerita lain di Wuhan?