Home Life Profile

Profile

Perkenalkan Alizka Somawihardja: Menempuh Pendidikan Psychology dan Gerontology di Vancouver, Kanada

"...gw dulu saat musim salju suka bikin indomie, put on my baggy pajamas, and watch the snow fall from my bedroom window. Gw tontonin salju tebel di jalanan sambil dengerin Frank Sinatra’s Christmas album. Rasanya udah kayak di film-film gitu."

Perkenalkan Yoga Wang Mahendra Alam: Melanjutkan Double Degree Dari UI ke Belanda

"Jangan takut untuk belajar ke luar negeri. Mungkin anda akan suka atau mungkin anda akan membencinya yang jelas adalah anda mendapatkan pengalaman yang dimana tidak semua orang bisa memiliki."

Perkenalkan Karina: Civil Engineering MEng di UC London dan Vancouver

Shock berat bahwa London tuh international banget. Kirain kan semua orang bakal posh British gitu dan ngomong Inggris. Ternyata banyak orang Eropa, Timur Tengah, dan Asia.

Perkenalkan Antonia Asri: Perjalanan Studi Interior Design di California College of the Arts, San...

Sedih adalah ketika lihat 4 temen gw tidur di queen-sized airbed di studio (padahal gw yang pompa) dan gw harus nunggu sampe mereka bangun untuk gantian. Senang adalah ketika CCA Student Council bagi-bagi instant noodle dan roti bakar jam 3 pagi.

Perkenalkan Andre Matius: Pengalaman Studi Accounting di Ningbo, China

"Pengalaman paling menyedihkan adalah saat saya harus pulang ke Indonesia dan dia (pacar) masih disana."

Perkenalkan Jennifer: Suka Duka Kuliah di NUS, Universitas Ranking 1 di Asia

"Dengan sistem bellcurve... kadang banyak orang yang merasa - aku berhasil doang enggak cukup, tapi orang lain harus lebih buruk dari aku."

Perkenalkan Natasha: Jurusan Food Technology di Wageningen University, Belanda

"Waktu awal disini, saya dan orang-orang Indonesia yang terbiasa dengan basa-basi mungkin agak tersinggung dengan kritik yang disampaikan dengan sangat gamblang walaupun sebenarnya maksud mereka adalah untuk membangun bukan menjatuhkan."

Perkenalkan Arzak: Kuliah S2 Beasiswa Perusahaan di Perancis

"Siapkan mental aja sih, karena banyak misalnya hal tabu yang jadi normal dan hal normal yang jadi aneh dipandang orang luar negeri."

Perkenalkan Melvina Winata: Beasiswa Finance di City University of Hong Kong

"Di HK ada sih makanan Indo, tapi harga nasi ayam penyet pake tahu tempe sebiji aja, Rp. 100,000! Gimana ga nyesek."

Perkenalkan Yosandre Wira: Menempuh S1, S2, dan Pekerjaan Logistik di China.

"Tantangan terbesar saat pindah ke China adalah ketika baru pertama kali pindah dan gak bisa ngomong mandarin sama sekali."